kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Paing, 15 Mei 2007

 Bali


Evaluasi
Tim Pakar SGK-------------
Sektor
Pertanian Perlu Sentuhan Teknologi 

Denpasar (Bali Post) -
Tim pakar cabup/cawabup Nyoman Sugawa Korry-Luh Kerthianing (SGK) menegaskan sosialisasi dharma suaka ngalap kasor SGK yang sudah menyasar 140 desa di Buleleng, mendapat sambutan positif masyarakat.
Potensi Buleleng khususnya sektor pertanian yang begitu besar harus dikembangkan secara maksimal dan memerlukan sentuhan teknologi. Demikian terungkap dalam evaluasi Tim Pakar SGK yang dipimpin ketuanya, Putu Sakabawa, S.H., M.H., di Denpasar, Minggu (13/5) malam.  

Pertemuan yang dihadiri cabup Nyoman Sugawa Korry, diikuti anggota tim pakar yakni Prof. Dr. Ibrahim R, S.H., M.Si., Gede Sujana Budi, S.E., M.Si., Dr. Made Kembar Sribudi, S.E., M.P., Ir. I Made S Utama, M.S., Ph.D., Dr. Ir. Ketut Budi Susrusa, M.S., Drs. I Gusti Bagus Wiradharma, M.Si, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., I Nyoman Widisila, S.E., Drs. Gede Subawa Mas, M.Si. dan Humas SGK I Wayan Supartha, S.Sos. berlangsung sederhana namun menghasilkan konsep dan pemikiran yang berbobot.   

Menurut Putu Sakabawa, pertemuan tim pakar tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan masukan kepada SGK. Sebagai relawan dan putra Buleleng, dirinya berupaya memberikan dorongan moral sehingga SGK dapat meningkatkan pembangunan Buleleng. Dari berbagai ilmuwan yang mendampingi SGK, dirinya yakin SGK mampu mengembangkan visi misi yang ditawarkan.

 

Tokoh masyarakat Buleleng Dr. Made Kembar Sribudi, S.E.  mengatakan potensi Buleleng banyak yang belum tersentuh. Menurut Kembar Sribudi, sektor pertanian perlu digarap secara maksimal dengan sentuhan teknologi. Kalau potensi Buleleng digarap secara maksimal, dirinya yakin Buleleng akan mampu mengejar ketertinggalan dan mensejajarkan diri dengan daerah lainnya di Bali.

 

Dr. Nyoman Sutjidra dan Prof. Dr. Ibrahim menghendaki pembangunan Buleleng agar memprioritaskan pada pelayanan umum, menyangkut kesehatan dan penegakan hukum serta penataan tata ruang. Menanggapi usul saran tim pakar, Sugawa Korry sangat menghargai pemikiran-pemikiran para ahli itu. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)