kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Paing, 15 Mei 2007

 Bali


STIE Satya Dharma Singaraja--------------

Membangun
Sarjana yang Cerdas Emosi dan Spiritual 

Singaraja (Bali Post) -
Manajemen
dan kepemimpinan spiritual adalah membimbing, menjernihkan, dan memberi muatan kesucian (spiritualitas) terhadap rasionalitas dan emosi kita di dalam mengelola sebuah sumber daya organisasi bisnis maupun nonbisnis agar lebih bermakna bagi masyarakat yang dilayani (stakeholder) tanpa menyakiti dan tanpa kekerasan (ahimsa-karma) terhadap mereka. Demikian pandangan Prof. Gorda yang diungkapkan di depan mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja yang mengikuti lokakarya (workshop) dengan tema ''Manajemen dan Kepemimpinan Spiritual'', Sabtu (12/5).  

Dalam paparannya, Prof. Gorda menjelaskan, bila kita di dalam mengelola sebuah organisasi (bisnis atau nonbisnis) memberi muatan spiritualitas (kesucian) maka akan tumbuh kesadaran diri kita (self awareness). Dalam bahasa spiritual Hindu disebut tat twam asi, dalam budaya Bali disebut suka-duka. Artinya, kita bahagia bila orang lain yang kita layani merasa senang, bahagia dan damai dalam hidupnya. Sebaliknya kita sedih dan menderita bila orang lain yang kita layani dalam keadaan susah dan menderita.

 

Dikatakannya, kecerdasan mengaktualisasikan makna dan hakikat tat twam asi di dalam mengelola sebuah organisasi, di dalam bahasa manajemen modern disebut kecerdasan emosional-spiritual (Emotional Spiritual Quotient). Sarjana ekonomi sebagai calon manajer (pemimpin) masa depan yang memiliki kecerdasan tersebut adalah sarjana yang profesional yang arif, sarjana yang memiliki kepemimpinan yang resonan, dalam bahasa spiritual Hindu disebut sarjana ekonomi yang sattwika.

 

Sementara itu, Sekretaris STIE Satya Dharma Singaraja Gde Sudarsana, S.H., M.M. menjelaskan bahwa pelaksanaan program lokakarya manajemen yang diberi muatan spiritual bagi mahasiswa merupakan wujud nyata untuk membangun lulusan yang cerdas intelektual dan dijiwai oleh cerdas emosi dan cerdas spiritual sebagai keunggulan bersaing.

Dalam lokakarya ini mahasiswa dilatih untuk memecahkan masalah (problem solving) dan permainan bisnis (business games), dalam diskusi kelompok dan hasilnya dipresentasikan dalam diskusi pleno. (r/*)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)