Denpasar
dan NTB
Diguncang
Gempa
Denpasar
(Bali Post) -
Gempa,
Senin (12/3)
siang
kemarin mengguncang
Nusa
Tenggara Barat (NTB)
dan
Denpasar.
Walaupun
gempa yang
terjadi
hanya sebentar,
namun
sebagian warga
di Kota
Denpasar dan
Mataram
sempat berhamburan
keluar
rumah.
Mereka
terlihat
panik.
Gempa
tersebut berkekuatan
5,3 skala Richter (SR)
pada
kedalaman 33 km. Hal
tersebut dikatakan
Sutrisno,
Kepala
Bidang Data dan
Informasi
Badan
Metreologi dan
Geofisika (BMG)
Propinsi Bali.
Dikatakannya,
pusat
gempa berada
pada 8.48
Lintang
Selatan (LS) dan 116,68
Bujur
Timur (BT) yakni
sekitar 5 km
utara
Lombok.
Gempa
terjadi
sekitar pukul
14.37.01 wita.
Gempa
ini dirasakan
di
Mataram III hingga IV
Modidified
Mercalli Intercity (MMI),
Sumba
Besar sekitar II-III
MMI dan
Denpasar sekita I-II
MMI. Hingga
saat
ini belum
ada
laporan mengenai
jatuhnya
korban
jiwa maupun
kerusakan
bangunan
akibat
gempa tersebut.
Sementara
itu,
Kepala BMG Selaparang
A.A. Gde
Trikumara
mengatakan,
gempa
tersebut diakibatkan
adanya
gesekan antara
Lempeng Indo Australia
dan
Lempeng Eurasia.
Karena
wilayah NTB
berada
di daerah
pertemuan
kedua
lempeng itu,
maka NTB
menjadi
salah satu
wilayah yang
rawan
gempa.
Gempa
yang terjadi
pada
kedalaman 33 kilometer di
darat
itu, sempat
memicu
kepanikan masyarakat.
Namun,
karena
berlangsung sekitar 3
detik,
dampak kerusakan yang
diakibatkannya
tidak
terlalu dirasakan
oleh
masyarakat. Karena
gempa
terpusat di
darat,
Trikumara menegaskan,
tidak
akan
ada
bencana tsunami yang
menyusul gempa
tersebut.
Selain
itu, ia
juga
mengungkapkan gempa
susulan
masih akan
terjadi,
hanya
skalanya tidak
sebesar
gempa yang pertama.
Karenanya,
ia
mengimbau
masyarakat
tidak
terlalu panik
dengan
adanya gempa
tersebut.
(can/kmb)