kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Wage, 13 Maret 2007

 Bali


Orang
Gila Ngamuk,Lima Luka-luka 

Semarapura (Bali Post) -
Lima orang yaitu empat warga sipil dan satu anggota polisi mengalami luka-luka akibat amukan Nyoman Slepang (40), warga Banjar Cegeng Sidemen, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan alias gila, Minggu (11/3) lalu pukul 17.30 wita di Banjar Jabon Sampalan Tengah, Klungkung. Slepang saat mengamuk membawa bambu runcing sepanjang 1,5 meter dan pedang. Orang-orang
yang terluka segera dilarikan ke RSUD Klungkung dan Slepang diamankan di Polres Klungkung.

Berdasarkan keterangan saksi, Slepang datang dari arah utara kuburan Paksa Bali sambil berteriak-teriak. Ia mengatakan siapa yang mendekat akan mati, ujar Kepala Dusun Banjar Jabon, Nyoman Suwardana, ketika ditemui Senin (12/3) kemarin.

Warga sekitar berusaha membujuk Slepang untuk melepaskan pedang dan bambu runcingnya. Tetapi Slepang tetap tidak mau. ''Sampai akhirnya salah seorang warga bernama Putu Nagin (50) membekapnya dari belakang,'' ujar Suwardana. Karena dibekap dari belakang, Slepang langsung melawan dengan memukulkan bagian belakang pedangnya berkali-kali ke tangan Nagin.

Tidak kuat menahan, pegangan Nagin terlepas. Di saat itulah Slepang mengamuk dan menyerang warga yang berkumpul di lokasi kejadian. Salah satu korban terluka, Komang Wijana (27), sempat melarikan diri dan terjatuh karena menabrak tong sampah. ''Saat terjatuh itu, lengan saya terkena sabetan pedangnya,'' ujar Komang yang harus mendapatkan lima jahitan di lengan kanannya.

Dalam keributan tersebut, salah satu anggota Polres Klungkung, Ketut Buda, berusaha melerai, tetapi lengan kirinya juga kena sabet. ''Akhirnya polisi tersebut terpaksa menembakkan senjatanya tiga kali ke udara dan mengancam untuk menembak kaki Slepang,'' tutur Suwardana. Setelah diancam seperti itu, Slepang akhirnya menyerah. Selain Komang Wijana, Putu Nagin dan Ketut Buda, dua korban terluka lainnya adalah Mangku Kucrut (60) dan Wayan Budi (40). Wijana mendapat luka sabetan di lengan kanannya, Nagin, Kucrut dan Ketut Buda di tangan kirinya, sementara Wayan Budi mengalami luka dalam di bagian pinggang dan lecet-lecet.

Slepang sempat ditahan di Polres Klungkung dan Senin (12/3) kemarin, ia dijemput oleh keluarganya untuk dibawa ke RS Jiwa Bangli. (san)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)