SDN 1 Paksebali Kebanjiran
Semarapura (Bali Post) -
Halaman
SDN 1 Paksebali, Dawan, Klungkung, tergenang air dan
sampah sejak Sabtu (12/8), menyusul hujan lebat yang
mengguyur Klungkung dan sekitarnya sepanjang malam
sebelumnya. Lebatnya hujan membuat air berikut
sampah-sampah jalanan masuk ke trotoar. Saking penuhnya,
membuat trotoar di sekitar perempatan SDN 1 Paksebali
jebol. Akibatnya, air trotoar meluap dan menghantam
tembok penyengker sekolah tersebut.
Air berikut sampah jalanan secara leluasa masuk dan
menggenangi halaman sekolah setinggi betis orang dewasa.
Tak pelak hal itu membuat para guru menghentikan proses
belajar-mengajar dan bergotog royong mengalihkan air
yang masuk ke halaman sekolah mereka, kembali ke jalanan.
''Setiap musim hujan, di sekitar sekolah kami memang
banjir. Tetapi tidak sampai masuk ke halaman sekolah,''
ungkap Kepala Sekolah Umar Haeni.
Menurutnya,
banjir yang terjadi setiap musim hujan itu dikarenakan
sampah-sampah yang dibuang masyarakat ke jalanan. Bukan
hanya sampah plastik, tetapi sampah-sampah berupa kayu
dan lainnya.
Anggota DPRD Klungkung Komang Karnawan yang datang ke
lokasi setelah mendapat informasi dari kepala sekolah,
meminta Pemkab Klungkung segera mengambil tindakan untuk
menangani persoalan tersebut.
Di tempat terpisah, Kadis PU Klungkung IB Adnyana
mengaku segera mengecek lokasi trotoar yang jebol
tersebut. ''Masalah bagaimana penanganannya, tergantung
hasil pengecekan di lapangan besok (hari ini-red),''
ujarnya. (kmb20)