Persekaba
Vs Perseman Sore
Ini
Sukadana
Ingin Beri
Kado
Galungan
Denpasar
(Bali Post) -
Persekaba
ingin merebut
pimpinan klasemen
wilayah IV.
Karena itu,
anak asuh
trio pelatih
Erents Pahelerang,
Nyoman Sujata,
dan Made Pasek
Wijaya harus
menang, saat
menjamu lawannya
Perseman
Manokwari, Papua, dalam
partai puncak
putaran pertama
kompetisi divisi
I, di stadion
Samudra, Kuta,
Minggu (30/4) sore
ini.
Stoper
Wayan Sukadana,
Sabtu (29/4)
kemarin, bertekad
memberikan kado
kemenangan kepada
semeton di
hari suci
Galungan dan
Kuningan yakni
kemenangan dharma
melawan adharma.
Selain
ingin memetik
kemenangan,
Sukadana bertekad
mengantarkan Tim
Keris ke
puncak klasemen
wilayah IV, serta
gawang Made
Wirawan tak
boleh kebobolan
di kandang.
''Mudah-mudahan
Ida Sang Hyang
Widhi Wasa
mengabulkan doa
kami,'' harap
stoper gempal
ini.
Selama
ini, prestasi
Persekaba
memasukkan delapan
gol dan
kebobolan di
luar kandang
tiga gol,
sedangkan
Perseman memasukkan 15
gol, dan
kebobolan tujuh
gol.
Menurut Sukadana,
jika sukses
menaklukkan
Perseman, Persekaba
mengemas poin
18. ''Persekaba
di putaran
kedua harus
melakoni
lima
kali tandang.
Jika
Tim Keris sukses
menekuk Perseman,
peluang lolos
ke delapan
besar makin
terbuka,''
ucapnya.
Sementara
kiper Wirawan
juga siap
berjibaku
mengamankan gawangnya agar
tak kebobolan.
''Pokoknya,
seluruh partai
kandang harus
kami sapu
bersih,'' kata
Wirawan.
Tekad
mantan pemain
Perseman juga
bulat untuk
memenangkan
Persekaba. Sayap
kanan Yohanis
Rumaseb
mengingatkan, lawannya
terkenal main
keras, kompak
dan kerja
sama
timnya solid.
Akan
tetapi, mantan
kapten Perseman
ini tetap
yakin Persekaba
yang unggul.
Striker Lukas Ronald
Rumkabu tak
mempermasalahkan
permainan bagus
atau jelek.
''Yang penting,
Persekaba menang
dululah,'' kata
Lukas. Cuma,
pelatih Erents
Pahelerang
mengingatkan, supaya
penampilan anak
asuhnya normal.
''Kami
mohon anak-anak
tak terbebani
harus menang,
sebab khawatir
malah jadi
bumerang,'' pinta
pemain asal
Papua ini.
Di
sisi lain,
pelatih Perseman
Mahdi Haris
mengaku dirinya
buta pola
permainan dan
kekuatan
Persekaba, namun
materi pemain
kedua
tim
berimbang. Hanya,
Mahdi meminta
wasit yang
memimpin jangan
memihak
tuan rumah.
Pasalnya,
Persekaba
menerima kemenangan
dari penalti,
sedangkan Tim Indo
Cafu (ular
putih) belum
pernah sekali
pun menerima
tendangan penalti
walaupun di
kandang. (022)