kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Paing, 30 April 2006 tarukan valas
 

OLAH RAGA


Persekaba
Vs Perseman Sore Ini
Sukadana
Ingin Beri Kado Galungan

Denpasar (Bali Post) -
Persekaba
ingin merebut pimpinan klasemen wilayah IV. Karena itu, anak asuh trio pelatih Erents Pahelerang, Nyoman Sujata, dan Made Pasek Wijaya harus menang, saat menjamu lawannya Perseman Manokwari, Papua, dalam partai puncak putaran pertama kompetisi divisi I, di stadion Samudra, Kuta, Minggu (30/4) sore ini.

Stoper Wayan Sukadana, Sabtu (29/4) kemarin, bertekad memberikan kado kemenangan kepada semeton di hari suci Galungan dan Kuningan yakni kemenangan dharma melawan adharma. Selain ingin memetik kemenangan, Sukadana bertekad mengantarkan Tim Keris ke puncak klasemen wilayah IV, serta gawang Made Wirawan tak boleh kebobolan di kandang. ''Mudah-mudahan Ida Sang Hyang Widhi Wasa mengabulkan doa kami,'' harap stoper gempal ini.

Selama ini, prestasi Persekaba memasukkan delapan gol dan kebobolan di luar kandang tiga gol, sedangkan Perseman memasukkan 15 gol, dan kebobolan tujuh gol. Menurut Sukadana, jika sukses menaklukkan Perseman, Persekaba mengemas poin 18. ''Persekaba di putaran kedua harus melakoni lima kali tandang. Jika Tim Keris sukses menekuk Perseman, peluang lolos ke delapan besar makin terbuka,'' ucapnya.

Sementara kiper Wirawan juga siap berjibaku mengamankan gawangnya agar tak kebobolan. ''Pokoknya, seluruh partai kandang harus kami sapu bersih,'' kata Wirawan. Tekad mantan pemain Perseman juga bulat untuk memenangkan Persekaba. Sayap kanan Yohanis Rumaseb mengingatkan, lawannya terkenal main keras, kompak dan kerja sama timnya solid.

Akan tetapi, mantan kapten Perseman ini tetap yakin Persekaba yang unggul. Striker Lukas Ronald Rumkabu tak mempermasalahkan permainan bagus atau jelek. ''Yang penting, Persekaba menang dululah,'' kata Lukas. Cuma, pelatih Erents Pahelerang mengingatkan, supaya penampilan anak asuhnya normal. ''Kami mohon anak-anak tak terbebani harus menang, sebab khawatir malah jadi bumerang,'' pinta pemain asal Papua ini.

Di sisi lain, pelatih Perseman Mahdi Haris mengaku dirinya buta pola permainan dan kekuatan Persekaba, namun materi pemain kedua tim berimbang. Hanya, Mahdi meminta wasit yang memimpin jangan memihak tuan rumah. Pasalnya, Persekaba menerima kemenangan dari penalti, sedangkan Tim Indo Cafu (ular putih) belum pernah sekali pun menerima tendangan penalti walaupun di kandang. (022)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com