Mariana Renata
Kalau Suka, Mengapa Tidak?
DALAM dunia film layar lebar Indonesia, nama
Mariana Renata memang masih asing. Namun, penampilan perdananya di
dunia film dengan main di film "Janji Joni" kini, termasuk
menghebohkan. Padahal, wajah model ini sudah amat akrab menghiasi
iklan salah satu sabun kecantikan terkenal. Ia juga sudah tampil
di berbagai majalah.
Film
"Janji Joni" memang debut pertama Mariana Renata sebagai bintang
film. Sebagai bintang baru, Mariana mengaku deg-degan ketika
pertama kali bertemu dengan para pemain senior. Sebenarnya,
perasaan nervous ini sudah dirasakannya ketika pertama kali
ditawari main di film ini. Waktu itu, Mariana mengaku perlu waktu
panjang untuk menerimanya. "Saya kan sama sekali baru di bidang
film, jadi sama sekali belum tahu apa-apa," ujar dara kelahiran 31
Desember 1983 ini.
Sebagai pemain baru, sebagaimana ditulis sejumlah
situs internet, tentunya Mariana merasakan kesulitan dalam
berakting. Kesulitan itu terutama dalam soal bahasa. Sebab, selama
ini ia lebih terbiasa berbahasa Inggris. "Sebetulnya bahasa
Indonesia tidak terlalu masalah sih. Hanya intonasinya yang saya
kurang bisa," ujar Mariana yang konon sama sekali belum pernah
nonton film nasional dan sinetron ini.
Ngomong-ngomong, benarkah selama syuting "Janji
Joni" Mariana terlibat "cinta lokasi" dengan Nicholas Saputra? "Tidak
benar, itu gosip untuk meramaikan saja," katanya. Namun, Mariana
mengaku senang bisa menjadi lawan main Nicholas dan ia sama sekali
tidak ada tekanan bermain dengan bintang ganteng yang sempat
membintangi film laris "Ada Apa dengan Cinta?" itu. Setelah "Janji
Joni", apa Mariana akan menerima tawaran main film lagi? "Kalau
memang ceritanya membuat saya suka, mengapa tidak?" sahut Mariana
yang tetap berkecimpung di bidang modeling sambil menjalankan
kuliahnya lewat internet ini.
Begitulah. Berhadapan dengan kamera sebagai model
atau bintang iklan, Mariana memang sudah terbiasa. Namun tidak
demikian ketika harus berakting di depan kamera, bersama bintang
film kenamaan pula. Untunglah ada masa pendalaman karakter sebelum
syuting film sehingga ia mendapat sedikit pencerahan tentang
berakting. Namun, Mariana mengaku dirinya sebenarnya belum terlalu
percaya diri ketika harus berakting kembali. Ia merasa segala
sesuatu yang berhubungan dengan akting merupakan sesuatu yang
belum dikuasainya. Tak heran ia masih bingung ketika ditanyakan
tentang masa depan karier aktingnya. "Sekarang saya harus serius
kuliah dulu, kalau sudah selesai nanti baru dipikirin," ungkap
pemilik tinggi-berat 174 cm dan 54 kg, mahasiswi Sastra Inggris di
Universitas Sorbonne, Paris, Prancis ini.
Mariana yang fasih berbahasa Prancis, Inggris dan
Spanyol ini, beberapa waktu silam, sempat jadi bintang model untuk
video klip Chrisye, Kantata Takwa, dan Dewa. Sebagai model dan
peragawati, Mariana acap tampil di berbagai event peragaan busana
di mancanegara mengenakan busana karya Gucci, Channel dan
Christian Dior seperti di Singapura, Hongkong, Malaysia dan
Taiwan, selain membawakan busana karya desainer lokal macam Adjie
Notonegoro, Biyan, Sebastian Gunawan, dll.
Mariana menghabiskan masa kecilnya di beberapa
negara, dari Afrika, Prancis, dan Indonesia. "Ketika pulang ke
Indonesia, ibu saya menganjurkan agar saya bergabung di OQ
Modelling untuk meningkatkan rasa percaya diri," paparnya. Menurut
gurunya, Okky Asokawati, Mariana -- yang kini mengaku sedang
sendiri, tak punya pacar -- ini punya potensi menjadi bintang yang
lebih besar karena ia memiliki kepribadian kuat dan smart. Terus,
soal pacar? "Saya ingin mencoba mencari pacar orang Indonesia,"
aku Mariana. Nah, siapa ya, pria beruntung itu?
(*/pik/tin)