kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 1 Mei 2005 tarukan valas
 

BERITA


Mariana Renata

Kalau Suka, Mengapa Tidak?

DALAM dunia film layar lebar Indonesia, nama Mariana Renata memang masih asing. Namun, penampilan perdananya di dunia film dengan main di film "Janji Joni" kini, termasuk menghebohkan. Padahal, wajah model ini sudah amat akrab menghiasi iklan salah satu sabun kecantikan terkenal. Ia juga sudah tampil di berbagai majalah.

Film "Janji Joni" memang debut pertama Mariana Renata sebagai bintang film. Sebagai bintang baru, Mariana mengaku deg-degan ketika pertama kali bertemu dengan para pemain senior. Sebenarnya, perasaan nervous ini sudah dirasakannya ketika pertama kali ditawari main di film ini. Waktu itu, Mariana mengaku perlu waktu panjang untuk menerimanya. "Saya kan sama sekali baru di bidang film, jadi sama sekali belum tahu apa-apa," ujar dara kelahiran 31 Desember 1983 ini.

Sebagai pemain baru, sebagaimana ditulis sejumlah situs internet, tentunya Mariana merasakan kesulitan dalam berakting. Kesulitan itu terutama dalam soal bahasa. Sebab, selama ini ia lebih terbiasa berbahasa Inggris. "Sebetulnya bahasa Indonesia tidak terlalu masalah sih. Hanya intonasinya yang saya kurang bisa," ujar Mariana yang konon sama sekali belum pernah nonton film nasional dan sinetron ini.

Ngomong-ngomong, benarkah selama syuting "Janji Joni" Mariana terlibat "cinta lokasi" dengan Nicholas Saputra? "Tidak benar, itu gosip untuk meramaikan saja," katanya. Namun, Mariana mengaku senang bisa menjadi lawan main Nicholas dan ia sama sekali tidak ada tekanan bermain dengan bintang ganteng yang sempat membintangi film laris "Ada Apa dengan Cinta?" itu. Setelah "Janji Joni", apa Mariana akan menerima tawaran main film lagi? "Kalau memang ceritanya membuat saya suka, mengapa tidak?" sahut Mariana yang tetap berkecimpung di bidang modeling sambil menjalankan kuliahnya lewat internet ini.

Begitulah. Berhadapan dengan kamera sebagai model atau bintang iklan, Mariana memang sudah terbiasa. Namun tidak demikian ketika harus berakting di depan kamera, bersama bintang film kenamaan pula. Untunglah ada masa pendalaman karakter sebelum syuting film sehingga ia mendapat sedikit pencerahan tentang berakting. Namun, Mariana mengaku dirinya sebenarnya belum terlalu percaya diri ketika harus berakting kembali. Ia merasa segala sesuatu yang berhubungan dengan akting merupakan sesuatu yang belum dikuasainya. Tak heran ia masih bingung ketika ditanyakan tentang masa depan karier aktingnya. "Sekarang saya harus serius kuliah dulu, kalau sudah selesai nanti baru dipikirin," ungkap pemilik tinggi-berat 174 cm dan 54 kg, mahasiswi Sastra Inggris di Universitas Sorbonne, Paris, Prancis ini.

Mariana yang fasih berbahasa Prancis, Inggris dan Spanyol ini, beberapa waktu silam, sempat jadi bintang model untuk video klip Chrisye, Kantata Takwa, dan Dewa. Sebagai model dan peragawati, Mariana acap tampil di berbagai event peragaan busana di mancanegara mengenakan busana karya Gucci, Channel dan Christian Dior seperti di Singapura, Hongkong, Malaysia dan Taiwan, selain membawakan busana karya desainer lokal macam Adjie Notonegoro, Biyan, Sebastian Gunawan, dll.

Mariana menghabiskan masa kecilnya di beberapa negara, dari Afrika, Prancis, dan Indonesia. "Ketika pulang ke Indonesia, ibu saya menganjurkan agar saya bergabung di OQ Modelling untuk meningkatkan rasa percaya diri," paparnya. Menurut gurunya, Okky Asokawati, Mariana -- yang kini mengaku sedang sendiri, tak punya pacar -- ini punya potensi menjadi bintang yang lebih besar karena ia memiliki kepribadian kuat dan smart. Terus, soal pacar? "Saya ingin mencoba mencari pacar orang Indonesia," aku Mariana. Nah, siapa ya, pria beruntung itu? (*/pik/tin)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com