kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Paing, 12 September 2004 tarukan valas
 

BALI


Kecerdasan Emosi Tentukan Keberhasilan Pemimpin

Amlapura (Bali Post) -
Kecerdasan emosi dua kali lebih penting di dalam menentukan keberhasilan pemimpin, dibandingkan kepintaran. Dengan kecerdasan emosi, seorang pemimpin akan mudah menggerakkan masyarakatnya dengan keterampilan sosial yang dimilikinya.

Psikolog Drs. I Made Rustika, M.Si. menyampaikan hal itu pada seminar sehari bertema ''Pendidikan Millennium Berbasis Kecerdasan Emosi dan Spiritual'', Kamis (9/9) serangkaian HUT ke-23 Radio SWiB Karangasem. Rustika mengatakan seorang pemimpin mesti mampu mengayomi meski dikritik pedas terkait kebijakannya oleh rakyatnya. Jika seorang pemimpin tak memiliki kecerdasan emosi, dia akan kian jatuh. ''Seorang pemimpin, baik pemimpin politik atau pun perusahaan bukan tak boleh marah. Tetapi, dia mesti cerdas mengatur emosi, kapan boleh marah di mana dan bagaimana caranya. Hal itu penting, agar marahnya itu bukan membabi buta, tetapi mampu mendidik bawahannya,'' katanya. HUT ke-23 Radio Swara Widya Besakih (SWiB), Sabtu (11/9) kemarin dirayakan dengan sederhana yakni persembahyangan dan ramah tamah kru radio satu-satunya di bumi lahar itu.

Sementara itu, dalam seminar yang diikuti kalangan guru TK-SLTA itu psikiater Prof. Dr. dr. LK Suryani, Sp.KJ. mengatakan, ''bertapa'' selama sembilan bulan bagi pasangan suami-istri yang bakal mempunyai anak sangat menentukan karakter anak yang akan dilahirkan. Kalau orangtua berhasil ''bertapa'' sembilan bulan saat calon ibu hamil, maka anak yang lahir akan menjadi anak yang baik, dan cerdas.

Ia mengatakan, generasi muda Bali kini lebih banyak lahir dengan pencemaran, polusi suara kendaraan dan musik rock. Ditambah lagi dengan kesibukan orangtuanya saat sudah melahirkan anak, menyebabkan anak kurang mendapat pendampingan dan kasih sayang. Akibatnya, generasi kini sifat individualnya menonjol.

Selain Rustika dan Suryani, tampil juga sebagai pembicara praktisi meditasi ''Matahari Terbit'' Drs. IG Arsa Dana, dan aktivis Educare Bali Dr. Anuraga Duarsa. (013)

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com