kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 24 Januari 2004

 Surat Pembaca


Sosialisasi Pemilu agar lebih Gencar ke Desa

Gaung pemilu sudah di ambang pintu. Namun pesta demokrasi yang mempunyai makna dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat kini tinggal slogan belaka. Karena apa yang menjadi tradisi ini tidak lebih dari sekadar seremoni belaka, dan pestanya para politikus dan pejabat-oejabat negara. Rakyat tidak merasakan dampak ke arah kondisi yang lebih baik setiap ada pemilu, malah saling curiga, baku hantam di antara teman sendiri. Setiap pemilu berlangsung rakyatlah yang menjadi korban dan setelah pemilu usai pemerintah sibuk dengan urusannya masing-masing.

Contohnya apa yang terjadi di desa kelahiran saya, Sayan, Ubud-Gianyar, tidak jelas mulai dari PPS, PPK, KPUD, Panwaslu atau apalah namanya. Siapa orang-orang yang duduk di lembaga tersebut, siapa yang menunjuk, tidak dipublikasikan, kami hanya mengetahui dari mulut ke mulut.

Di sisi lain, dalam Daftar Pemilih Sementara dan kemudian Daftar Pemilih Tetap banyak orang yang tidak terdaftar di banjar setempat, tetapi terdaftar di banjar lain. Juga ada yang tidak terdaftar sama sekali. Karena menurut informasi yang saya dengar dan saya baca di koran, pemilu kali ini menggunakan sistem proporsional terbuka dengan sistem blok. Saya kira sistem blok tidak tepat digunakan di Bali, oleh karena itu rakyat terkesan tak acuh, dan tidak mau proaktif seperti yang dianjurkan KPU. Karena semua itu adalah tugas KPU.

Rakyat terkesan apatis dan pesimis terhadap kinerja KPUD dan Panwaslu Bali. Apalagi sekretariat kedua lembaga formal tersebut banyak yang tidak mengetahui tempatnya, termasuk saya. Kalau boleh saya tahu di manakah sekretariat kedua lembaga tersebut, apakah ada cabang-cabangnya di kabupaten (kota), kecamatan dan desa-desa?

Saya berharap kepada KPU khususnya KPUD Bali agar lebih gencar mensosialisasikan tata cara pencoblosan ke desa-desa. Karena di desalah yang paling banyak pemilihnya dan banyak yang tidak tahu prosesnya karena pemilu ini berbeda dengan pemilu sebelumnya.

Saya juga ingin mengimbau, kalau ingin pemilu ini berjalan lancar dan sukses, masyarakat hendaknya menggunakan hak pilihnya secara benar dan tepat demi terciptana Indonesia yang aman, tentram dan sejahtera dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa.

I Made Suardika
Br.Sindu Sayan, Ubud, Gianyar

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)