kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 24 Januari 2004

 Olahraga


Lotre Ala KONI Diluncurkan 1 Februari

Jakarta (Bali Post) -
Kalau tidak ada aral melintang, lotre atau kupon undian olah raga berhadiah hasil kerja sama KONI Pusat dengan PT Magnum Metropolitan Indonesia (MMI) akan diluncurkan 1 Februari mendatang. Sebelum diluncurkan, KONI akan melakukan dengar pendapat dengan Komisi VI DPR-RI pada 29 Januari.

Demikian ditegaskan Ketua Umum KONI Pusat, Agum Gumelar, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/1) kemarin, sehubungan dengan kontroversi di masyarakat tentang rencana penggalangan dana olah raga melalui penjualan kupon undian berhadiah ala KONI itu dikarenakan sosialisasi ke masyarakat sangat minim.

Menurut dia, ada banyak proposal yang masuk ke KONI tetapi hanya satu yang bisa diterima dan mendapat izin dari Mensos karena unsur judinya tidak ada sama sekali. ''Sebelumnya ada dua proposal dari MMI yang masuk ke Depsos, namun semuanya ditolak karena masih ada unsur judinya. Nah, pada proposal ketiga yang sudah revisi, barulah Depsos mengeluarkan izin,'' katanya.

Dikategorikan bebas dari unsur judi karena penggalangan dana olah raga melalui penjualan kupon undian berhadiah itu tak ditemukan unsur tebak-menebak angka maupun nomor. Kupon undian berhadiah dijual di setiap tempat pertandingan olah raga. Yang diundi hanyalah nomor yang tertera dalam kupon yang nilai hadiahnya disesuaikan dengan harga kupon itu sendiri. Sebagai contoh, kupon berhadiah Rp 100 juta, harga tiket pertandingannya Rp 10.000.

Mengenai berapa besar persentase yang diperoleh KONI Pusat, Agum mengatakan hal itu baru akan disepakati dalam perjanjian kerja sama dengan PT MMI. Dalam kalkulasi sementara pihak MMI, KONI dalam setiap bulan bisa menerima dana sekitar Rp 3 milyar. (035)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)