kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 24 Januari 2004

 Nusatenggara


Bendera PNI-M Dibakar

Sumbawa Besar (Bali Post) -
Bendera PNI Marhaenisme (PNI-M) dibakar orang tak dikenal di Batu Praga, Desa Lape, Kecamatan Lape/Lopok, Kabupaten Sumabwa. Pembakaran bendera itu diduga kuat akibat konflik internal yang terjadi dalam tubuh DPC PNI-M Kabupaten Sumbawa.

Sebuah sumber, Jumat (23/1) kemarin menerangkan belum bisa diketahui siapa pelaku pembakaran bendera dan perusakan papan nama PNI-M di Batu Praga. Yang jelas, kejadian itu diduga kuat karena konflik internal yang terjadi dalam tubuh DPC PNI-M Sumbawa. Masalahnya, DPP PNI-M yang menetapkan Makasau sebagai Ketua DPC PNI-M Sumbawa, secara sepihak dicopot dari jabatannya atas persetujuan DPD PNI-M NTB.

Seperti diketahui, pembakaran bendera PNI-M kali ini merupakan yang kedua kalinya, pertama terjadi di Dusun Kerato, Desa Lape beberapa waktu lalu. Motif pembakaran diduga sama seperti yang kedua kalinya, yakni karena konflik internal partai. Apalagi, ujar sumber itu, di Lape pendukung Sekretaris PNI-M, Musyafir Gunawan, cukup banyak. Sebaliknya massa pendukung Makasau juga tidak sedikit.

Sekretaris DPC PNI-M Kabupaten Sumbawa, Musyafir Gunawan, membantah kasus pembakaran bendera akibat konflik internal. Ia justru menilai, dengan kasus ini sebagai pertanda PNI-M akan besar, karena ada yang merasa khawatir dengan keberadaan partai tersebut. Atas pembakaran bendera itu, Musyafir minta kepada Panwaslu Kecamatan Lape/Lopok dan Polsek setempat mampu meneliti pelakunya. "Ketua PAC PNI-M Lape sudah melaporkan kejadian itu ke polisi dan Panwaslu setempat. Selain polisi, pengurus parpol juga harus menyelidiki siapa pelaku pembakaran itu," kata Musyafir.

Dalam menyikapi kasus pembakaran bendera PNI-M, Musyafir mengimbau kepada kadernya jangan bertindak sendiri, apalagi sampai melakukan tindakan anarkis. Ia menyarankan, jika pelaku pembakaran bendera itu ditemukan, sebaiknya diserahkan ke polisi guna diproses secara hukum.

Sumber di Polsek Lape menjelaskan kasus pembakaran bendera PNI-M terjadi Rabu (21/1) sekitar pukul 02.30. Bendera yang terbakar sebagian itu ditemukan di depan rumah Safruddin oleh seorang warga pada pagi hari. "Ketika seorang warga, Ida, akan mandi ke kali, ia menemukan bendera PNI-M terbakar. Barang Bukti (BB) itu sudah diamankan polisi," jelas sumber itu. (051)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)