kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 24 Januari 2004

 Nusatenggara


Ketua DPRD belum Dilapori
Usulan Dana Tali Kasih

Mataram (Bali Post) -
Ketua DPRD NTB, H. Sunardi Ayub, S.H., mengaku dirinya belum mendapat laporan adanya dana tali kasih untuk Dewan. Jika itu direncanakan, Sunardi secara pribadi berpendapat sebaiknya diarahkan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.

Menjawab wartawan di kantor DPRD NTB, Jumat (23/1) kemarin, Sunardi mengatakan, ada yang bisik-bisik kepadanya bahwa ada ada tali kasih. "Tetapi tidak saya respons, karena tak ada formalitasnya," ucapnya.

Dia sama sekali belum dilapori adanya rencana dana tali kasih untuk Dewan pada tahun anggaran 2004. Hal ini mengundang kecurigaan wartawan, kalau dana tali kasih tinggal diketok Dewan. Padahal usulan itu dimunculkan dari internal Panitia Anggaran (Panggar) DPRD NTB sendiri.

Dana tali kasih untuk Dewan bukan rahasia lagi. Alokasinya sudah tertuang dalam RAPBD 2004. Dana talih kasih Rp 2,7 milyar lebih tersebut masuk dalam 20 item daftar alokasi penggunaan dana tambahan (pendapatan) APBD tahun anggaran 2004, yang mana daftar tersebut ditandatangani Kepala Bappeda NTB, Drs. H. Abdul Hakim, 6 Januari 2004. Menurutnya, kalau pun ada usulan, itu sesuatu yang belum jelas. Dia menyatakan panggar belum membahasnya. Sementara dana tali kasih itu telah dimunculkan panggar bersama eksekutif sebelum RAPBD secara resmi dibahas.

"Sesuatu yang belum jelas janganlah dibesar-besarkan. Silakan memberi saran. Tetapi jangan dikecam Dewan tak bemoral. Masukan itu pasti saya dengar, karena saya sendiri belum dilapori, saya anggap tidak ada," katanya. Menanggapi adanya isu kepentingan politik di balik usulan dana tali kasih, dia tampak enggan mengomentari isu tersebut. "Kalau pun ada keinginan mendompleng kepentingan politik, saya kira nggak perlulah," tutur mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTB ini.

Dia menyadari, sebaiknya DPRD memberikan pelayanan terbaik untuk kepentingan masyarakat, termasuk soal anggaran daerah. Tetapi karena sampai saat ini belum ada laporan formal, dia tak bisa menanggapi panjang lebar. "Kalau saya secara pribadi, sebaiknya dana tali kasih diarahkan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Mengenai pembahasan RAPBD 2004 yang sedang berjalan dikaitkan dengan isu penolakan beberapa fraksi karena masalah internal panggar, Menurut Sunardi, pergantian anggota panggar sudah diselesaikan. Perubahan panggar sudah disampaikan dalam paripurna, bukan dibahas. "Tinggal Ketua Panggar yang belum diputuskan," katanya. Perkara adanya fraksi yang menolak APBD 2004, Sunardi menyatakan, itu menjadi urusan masing-masing fraksi. Dirinya tidak bisa memaksakan kehendak kepada fraksi untuk menyetujui atau menolak APBD dan itu semua mempunyai aturan main maupun ketentuan perundang-undangan. (046)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)