|
Pertanyaan
Soal ''Bebantenan''
Saya
dosen FT Sipil Universitas Udayana, yang saat ini sedang
studi S3 di Leeds University, United Kingdom. Terkait
dengan kursus bebantenan yang dilaksanakan di Unhi yang
saya baca di on line Bali Post, Kamis 6 Maret 2003 lalu,
saya ingin mengajukan pertanyaan/harapan sebagai berikut:
1.
Apakah sudah ada terbitan buku praktis berupa tanya jawab
tentang arti bebantenan? Saya tahu sudah diterbitkan buku
petunjuk pembuatan banten, namun yang saya maksudkan
adalah buku praktis tanya jawab perihal arti/makna
upacara, upakara dan lain-lain. Syukur bila sudah ada,
maaf saya belum tahu. Bila belum ada, alangkah baiknya
kalau ada seorang penulis yang membidangi untuk membuat
buku praktis tersebut.
2. Bila
memungkinkan, alangkah baiknya bila ada juga penulis yang
menulis buku praktis tentang hal-ihwal Hindu Dharma di
Bali, baik tatwa, susila, upacaranya, dan sebagainya. Hal
ini saya rasakan akan sangat membantu anak-anak muda kita,
khususnya yang akan merantau ke luar Bali, bahkan ke luar
negeri. Adalah suatu tantangan bagi umat Hindu Dharma
untuk bisa memberi penjelasan praktis dan mengena soal
hal-ihwal praktik agama Hindu Dharma di Bali khusnya. FAQ
(frequetly ask questions) bisa dikumpulkan dari pengalaman
para guide (atas pertanyaan para dari turis), para pelajar
yang merantau ke luar Bali, dan orang Bali yang
berdomisili di luar Bali, atau di luar negeri.
Banyak
pertanyaan yang sering menggelitik, bahkan terkadang
secara tersembunyi ada maksud tertentu. Apa pun niat di
dalam pertanyaan yang diajukan seseorang; genuine atau
tidak, sebaiknya diberi penjelasan secara praktis, logis,
dan mengena. Hal ini akan memberi dampak positif yang luas
terhadap pemahaman tatwa umat Hindu umumnya, khususnya di
kalangan pemuda/pemudinya.
I
Nyoman Arya Thanaya
Leeds, United Kingdom
|