kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 20 Desember 2003

 Nusantara


Pemimpin harus Bermoral

Jakarta (Bali Post) -
Kepemimpinan (leadership) yang baik -- termasuk di lingkungan TNI/Polri -- haruslah berlandaskan keteguhan dan kebesaran moral. Tanpa itu, kepemimpinan tidak akan memberi hasil sesuai yang diharapkan. ''Hanya dengan moral yang baik, insya Allah kalian akan menampilkan kepemimpinan dan hasil-hasil yang baik. Hanya dengan kepemimpinan yang baik pula, kalian akan menjadi perwira yang tangguh, profesional, dan mampu melanjutkan tradisi kejuangan TNI dan Polri,'' kata Presiden Megawati Soekarnoputri di depan 816 perwira remaja TNI/Polri yang dilantik di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (19/12) kemarin.

Kata Mega, perlunya moral yang baik itu makin terasa penting di saat bangsa Indonesia mengalami masa peralihan seperti saat ini. ''Diperlukan kepekaan sikap untuk menghadapi itu semua. Sebagai perwira, kalian dituntut untuk selalu peka dan terus meningkatkan kepekaan terhadap setiap gerak dan kecenderungan perubahan itu,'' pinta Presiden. Moral yang baik itu pun, menurut Presiden, akan membantu seluruh jajaran TNI/Polri dalam menjalankan tugasnya. Apalagi di masa depan, tanggung jawab dan tugas TNI/Polri terhadap negara akan makin berat. ''Kita akan memerlukan TNI yang tangguh dan profesional dalam menjalankan serta memepertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI. Kita juga memerlukan Polri yang tangguh dan profesional dalam menjalankan peran menjaga ketenteraman dan keamanan masyarakat serta penegakan hukum,'' kata Megawati.

Adhi Makayasa Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam acara yang dikenal juga dengan nama Prasetya Perwira (Praspa) TNI/Polri itu, Presiden menyematkan penghargaan kepada para lulusan terbaik yang disebut dengan Bintang Adhi Makayasa. Empat orang itu adalah Letnan Dua (Infanteri) Constantinus Rusmanto, Letnan Dua (Laut) Anugerah Anurullah, Letnan Dua (Penerbang) Henry Prasetyo dan Inspektur Polisi Dua (Ipda) Wirdhana Hadicaksono.

Sementara itu, dari 816 perwira muda yang dilantik, rinciannya; 295 orang berasal dari Akademi Militer (Akmil, Magelang), 131 perwira berasal dari Akademi Angkatan Udara (AAU, Yogyakarta), 147 orang dari Akademi Angkatan Laut (AAL, Surabaya) dan 243 orang dari Akademi Kepolisian (Akpol, Semarang). (kmb5)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)