kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 20 Desember 2003

 Bali


Tak Ajukan Dana Purnabakti

KETUA DPRD Karangasem, I Nyoman Matal, mengatakan Jumat (19/12) kemarin, Dewan tak bakal mengajukan dana purnabakti. Alasannya karena menyadari beban biaya pembangunan yang diperlukan Karangasem semakin berat, sementara pendapatan dari PAD dan DAU menurun.

Lanjut Matal, Dewan yang dipimpinnya tak bakal ikut-ikutan ribut, menuntut dana purnabakti seperti yang dilakukan DPRD di daerah lain. Sampai kemarin belum ada usulan dari anggota terkait dana tersebut. Kalau ada tuntutan, dia bakal melakukan pendekatan agar disadari masih beratnya beban anggaran pembangunan yang dipikul Pemkab Karangasem. ''Kami mesti menyadari bahwa perekonomian masyarakat belum pulih. Lebih baik anggaran yang terbatas itu kita pakai membangun prasarana dalam rangka mempercepat memulihan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,'' katanya.

Dia mengatakan PAD yang diperoleh kabupaten Karangasem tahun 2003 menurun sekitar Rp 6 milyar, dari Rp 23 milyar tahun 2002 menjadi sekitar Rp 17 milyar. Alokasi DAU mengalami kenaikan, dari Rp 163 milyar tahun 2003 menjadi Rp 170 milyar pada tahun 2004. Pada 2003 Karangasem masih mendapat dana alokasi khusus (DAK) untuk membayar kenaikan gaji pegawai Rp 11 milyar. Itu berarti, tahun 2003 Karangasem memperoleh total pendapatan dari pusat Rp 174 milyar. Sementara tahun 2004 tak lagi memperoleh DAK. Berarti untuk membayar kenaikan gaji 10%, mesti dianggarkan dari DAU yang diterima Rp 170 milyar itu. Ini berarti, pendapatan Karangasem dari pusat tahun 2004 menurun Rp 4 milyar. (bud)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)