|
Program Acara
BALI
TV
Kamis, 3 Oktober 2002
16.45 Wita Mars Indonesia Raya
16.50 Wita Mars Bali Jagadhita
16.55 Wita Lagu Ngastitiang Bali
17.00 Wita Klip Bali
17.30 Wita Nangun Yadnya
* Karya
Memungkah & Ngenteg Linggih Dadia Pasek Bendesa
Pura Shanti Melinggih Kaja, Payangan
18.00 Wita Puja Trisandhya
18.05 Wita Dharma Wacana
18.30 Wita Seputar Bali
19.00 Wita Serial : Om Nama Siwaya
19.30 Wita Orti Bali
20.00 Wita Sekala Niskala
* Tema :
Pemerdayaan Masyarakat Desa
Narasumber : Bupati Jembrana (Winasa)
Kepala kantor Inkom (Drs. Komang Wiasa)
Kepala Kantor Pemerdayaan Masyarakat Desa
(Drs. Ketut Windra)
21.30 Wita Githa Santhi
* Bersama
Sekeha Shanti Sida Adung (Denpasar)
22.00 Wita Topik Pers
23.00 Wita Musik/AV
Channel
Bali TV berubah untuk seluruh kabupaten di Bali berada
pada channel 39 UHF Untuk pemakai parabola berada pada :
Transfonder 6H, Center Frek Rf 3926Mhz. L Bend 1224 Mhz,
Symbol Rate 4208 MSPS, FEC 3/4
Keterangan
: Acara Sewaktu-waktu dapat berubah
Sinopsis
Om Nama Shivay:
* Episode kemarin menceritakan Dewa Shiva yang menyamar
sebagai seorang pendeta di kerajaan Himalaya. Parwati
memberitahukan kepada Ibunda Permaisuri Maina yang
menyamar sebagai pendeta itu tiada lain adalah Dewa Shiva
sendiri. Di Kailash Nandi dan pengikut-pengikut Shiva
cemas akan DewaNya, karena menjelang pernikahannya itu
Beliau selalu berpindah-pindah tempat untuk bertapasya.
Pada saat bersamaan datang Dewi Arundati menanyakan
keberadaan Dewa Shiva dan Dewa Shiva menampakkan diri di
hadapan mereka, serta mengatakan bahwa kedatangannya yang
terlambat hanya untuk menguji Permaisuri Maina sebagai
orang biasa.
Dewa
Shiva menyuruh Dewi Arundati bersama para Dewa yang
lainnya untuk melamar Parwati. Di tempat lain Dewa Rishi
Narad menemui Dewa Brahma untuk menyampaikan bahwa Dewa
Shiva mempersulit keadaan dengan permainannya dan terus
menguji Permaisuri Maina Dewa Brahma tidak menanggapi
perkataan Narad, karena Beliau menganggap permainan Dewa
Shiva tidak akan mempersulit, tetapi justru membawa
kemenangan. Dewi Arundati datang bersama para Dewa di
kerajaan Himalaya untuk membicarakan pernikahan Parwati
dengan Shiva. Permaisuri Maina dinasihati oleh Dewi
Arundati serta baginda Raja agar merestui pernikahan
putrinya dengan Dewa Shiva. Akhirnya Permaisuri Maina
merestui dan menyerahkan keputusan kepada raja, untuk
melaksanakan pernikahan anaknya. Di Kailash para Pendeta
datang menemui Dewa Shiva dan mengabarkan kepastian
pernikahannya dengan Parwati.
|