kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Paing, 3 Oktober 2002

 Nusatenggara


Seorang Anak Diduga Ditebas Ayah Kandungnya

Sumbawa Besar (Bali Post) -
Sanudin (30), warga Lape, Kecamatan Lape Lopok, Kabupaten Sumbawa dianiaya oleh ayah kandungnya CB. Korban mengalami luka cukup parah di kepala dan mata, setelah dihantam dengan parang hingga berlumuran darah.

Keterangan yang diperoleh di RSUD Sumbawa Besar, Rabu (2/10) kemarin menyebutkan, korban yang dibawa ke RSUD Selasa (1/10) pagi itu menderita luka cukup parah. Kepala dan tangan kiri korban berlumuran darah. Korban diperkirakan dihajar senjata tajam beberapa kali oleh ayahnya.

Direktur RSUD Sumbawa Besar dr. M. Nur menjelaskan, yang sangat kritis dialami korban di bagian kepalanya. Luka itu, diduga akibat tebasan senjata tajam, hingga mengenai mata kirinya. Kerasnya pukulan senjata tajam, sehingga isi otak keluar dan tangan kiri korban juga mengalami luka parah.

''Kondisi korban kini sedang ditangani ahli bedah. Kami masih berupaya menyelamatkan korban,'' kata Nur. Kapolres Sumbawa yang dihubungi tidak ada di tempat, karena sedang berada di Mataram. Sumber di Polsek Lape membenarkan luka yang dialami oleh korban. Usai kejadian itu, anggota Polsek setempat berhasil menangkap CB dan kini ia sedang menjalani tahanan di Polsek Lape/Lopok. Apa motif dari kasus ini belum diketahui secara pasti.

Sebuah sumber menerangkan, pada hari kejadian itu, korban sedang memperbaiki tempat tidurnya. Ia didatangi oleh ayahnya CB sambil membawa parang dan langsung menebas anaknya. Sanudin berupaya menghindar dari tebasan ayahnya, kendati wajahnya sudah berlumuran darah. Namun, tebasan kedua sangat keras, mengenai tangan kiri korban saat berusaha menangkis pukulan ayahnya.

Akibat tebasan senjata tajam, korban mengalami luka pada tulang dahi sepanjang 20 cm, lebar 5 cm, sehingga sedikit mengeluarkan isi otak. Pergelangan tangan kiri patah, lutut kanan juga luka dan kedua kelopak mata korban memar. (051)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)