Seorang
Anak Diduga Ditebas Ayah Kandungnya
Sumbawa
Besar (Bali Post) -
Sanudin (30), warga Lape, Kecamatan Lape Lopok, Kabupaten
Sumbawa dianiaya oleh ayah kandungnya CB. Korban mengalami
luka cukup parah di kepala dan mata, setelah dihantam
dengan parang hingga berlumuran darah.
Keterangan yang
diperoleh di RSUD Sumbawa Besar, Rabu (2/10) kemarin
menyebutkan, korban yang dibawa ke RSUD Selasa (1/10) pagi
itu menderita luka cukup parah. Kepala dan tangan kiri
korban berlumuran darah. Korban diperkirakan dihajar
senjata tajam beberapa kali oleh ayahnya.
Direktur RSUD
Sumbawa Besar dr. M. Nur menjelaskan, yang sangat kritis
dialami korban di bagian kepalanya. Luka itu, diduga
akibat tebasan senjata tajam, hingga mengenai mata kirinya.
Kerasnya pukulan senjata tajam, sehingga isi otak keluar
dan tangan kiri korban juga mengalami luka parah.
''Kondisi korban
kini sedang ditangani ahli bedah. Kami masih berupaya
menyelamatkan korban,'' kata Nur. Kapolres Sumbawa yang
dihubungi tidak ada di tempat, karena sedang berada di
Mataram. Sumber di Polsek Lape membenarkan luka yang
dialami oleh korban. Usai kejadian itu, anggota Polsek
setempat berhasil menangkap CB dan kini ia sedang
menjalani tahanan di Polsek Lape/Lopok. Apa motif dari
kasus ini belum diketahui secara pasti.
Sebuah sumber
menerangkan, pada hari kejadian itu, korban sedang
memperbaiki tempat tidurnya. Ia didatangi oleh ayahnya CB
sambil membawa parang dan langsung menebas anaknya.
Sanudin berupaya menghindar dari tebasan ayahnya, kendati
wajahnya sudah berlumuran darah. Namun, tebasan kedua
sangat keras, mengenai tangan kiri korban saat berusaha
menangkis pukulan ayahnya.
Akibat tebasan
senjata tajam, korban mengalami luka pada tulang dahi
sepanjang 20 cm, lebar 5 cm, sehingga sedikit mengeluarkan
isi otak. Pergelangan tangan kiri patah, lutut kanan juga
luka dan kedua kelopak mata korban memar. (051)
|