kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Wage, 3 Maret 2007

 Bali


30 Persen Anggota Brimob masih Kos
 

Denpasar (Bali Post) -
Anggota Brimobda Bali yang mencapai 780 personel, ternyata belum semua mendapat rumah dinas. Akibat keterbatasan yang dimiliki Polri, sekitar 30 persen atau 200 prajurit Brimob masih kos di luar asrama. Toh begitu, kondisi yang ada tidak mengurangi semangat pasukan elite Polri itu menjaga kamtibmas.

Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Paulus Purwoko, MDA membenarkan belum semua anggota Brimob bisa ditampung di asrama (rumah dinas). Polda Bali tentu bersyukur pemerintah sudah memperhatikan kepentingan polisi, seperti mengalokasikan dana APBN untuk pembangunan rumah dinas pasukan Brimob. ''Dengan tambahan gedung sekarang, mudah-mudahan hambatan makin berkurang. Anggota ada yang masih kos, namun jangan dijadikan alasan untuk tidak disiplin,'' tegasnya usai meresmikan gedung baru di Asrama Brimob Tohpati, Jumat (2/3) kemarin.

Ia berharap anggota Brimob yang menjadi kebanggaan Polri mampu menjaga citra korp dan menjauhi perbuatan tak terpuji. Tindakan oknum anggota yang main pukul di jalan raya diharapkan tak terulang lagi. Pasukan Brimob justru harus menunjukkan sikap santun, terutama saat menghadapi masyarakat yang notabene wajib dilindungi. ''Ada satu atau dua yang masih nakal, ini tugas pimpinan membina anak buah,'' tambahnya.

Kasat Brimob Polda Bali AKBP Subarkah mengaku memimpin 780 prajurit Brimob. Rumah dinas yang ada diakui belum mampu menampung seluruh anggota, dan sekitar 30 persen masih kos di luar asrama. Saat ini, semua anggota Brimobda Bali berada di markas alias tidak ada menjadi prajurit BKO (di bawah kendali operasi) di daerah konflik. ''Tugas-tugas tak pernah terhambat, dan anggota sangat disiplin kendati ada yang tinggal di luar asrama,'' katanya.

Sementara delapan unit gedung baru yang diresmikan Kapolda, masing-masing lima unit di Ksatrian Brimob Tohpati dan tiga unit di Asrama Kreneng. Karolog Polda Bali Kombes Pol. Suharno, Sm.Ik. melaporkan, pembangunan empat gedung berlantai 4 dan satu unit berlantai 3 di Asrama Tohpati menelan dana Rp 14.285.785.000. Sedangkan tiga unit rumah dinas di Asrama Kreneng menghabiskan anggaran Rp 6.258.527.000. Rumdin yang baru menampung 148 KK. (kmb10)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)