Operasi
Narkoba
Sasar Hotel---
Jarum
Suntik
dan Pil
Kuat
Ditemukan di
Kamar
Mataram
(Suara NTB)-
Tim gabungan
Polres
Mataram dan Unit
Satwa
Polda NTB, Jumat
(15/12) kemarin
kembali
menggelar operasi
dengan target
narkoba. Yang
menjadi
sasaran penggeledahan
kali ini,
beberapa hotel
melati
di wilayah Kota
Mataram.
Dalam
operasi tersebut,
polisi
berhasil mengamankan
dua
buah jarum
suntik
diduga bekas
narkoba
serta lima buah
pil
warna cokelat yang
diduga
pil kuat.
Razia
berlangsung
sekitar
pukul 10.00 wita.
Pantauan
Suara NTB yang
mengikuti
razia
itu, hotel pertama
yang menjadi
sasaran
penggeledahan tim
gabungan
ini
yakni Hotel Mataram.
Dengan
dua ekor
anjing
pelacak khusus
narkoba,
hanya
beberapa kamar
dari
puluhan kamar yang
digeledah.
Kamar hotel yang
menjadi
sasaran penggeledahan
adalah
kamar yang sedang
dihuni
dan kamar yang
baru
ditinggalkan penghuninya.
Dalam
penggeledahan
di hotel yang
berlokasi
di
jantung Kota Mataram
itu,
anjing pelacak yang
diajak
menggeledah kamar No.
6 menunjukkan
gelagat
mencurigakan. Anjing
pelacak
itu langsung
menyasar
ke
pojok kamar
dekat
kamar tidur
dan
ternyata di
tempat
itu ditemukan
sebuah
jarum suntik.
Anjing
pelacak
ini pun belum
mau
beranjak dari
kamar
itu dan
terus
mencari sesuatu,
hingga
akhirnya di
belakang
meja
tempat lampu,
juga
ditemukan jenis
jarum
suntik yang sama. ''Sepertinya
jarum
ini baru
dibuang,''
bisik
salah seorang
anggota
tim yang mengamankan
jarum
suntik itu.
Terkait
penemuan
jarum
suntik di
kamar
itu, ada
informasi
bahwa
penghuninya seorang
laki-laki
bersama
teman wanitanya.
Mereka
meninggalkan hotel, beberapa
saat
sebelum tim
gabungan
beranggotakan
sekitar 75
personel
itu
tiba di TKP.
Pil
Kuat
Setelah
itu,
operasi dilanjutkan
ke Hotel
Graha
Ayu, Mataram.
Penggeledahan
juga
dilakukan secara
acak
dengan sasaran
kamar yang
sedang
dihuni dan
baru
ditinggalkan penghuninya.
Hasilnya,
di
kamar 37 ditemukan
lima butir
pil
warna cokelat
dan
dikemasannya tertera
tulisan kanji.
Diduga
ke lima butir
pil itu,
obat
kuat.
Selain
berhasil
menemukan
pil,
operasi tersebut
juga
menemukan pasangan
yang diduga
selingkuh.
Namun
begitu polisi
datang,
pasangan laki-lakinya
kabur
melalui pintu
belakang
dan
teman wanitanya
diamankan
polisi.
Namun karena
sasaran
operasi adalah
narkoba,
wanita yang
ditinggal
begitu
saja oleh
pasangan
selingkuhnya
dibiarkan
saja
oleh polisi.
Kapuskodal
Ops. Polres
Mataram
Kompol Ronny AZ didampingi
Kasat
Narkoba Iptu
Dawud SE
usai
operasi kepada
wartawan
menjelaskan,
razia yang
digelar
dengan sasaran hotel
ini
tidak ada
kaitannya
dengan
kasus tewasnya
artis
Alda Risma. ''Saya
kira
tidak ada
kaitannya.
Ini
operasi rutin yang
kita
gelar dengan
sasaran
beragam. Sebelumnya
sasarannya
tempat
kedatangan barang
melalui
bandara, kemudian LP
Mataram
dan sekarang
sasarannya hotel,''
jelasnya.
Dijadikannya
hotel sebagai target
operasi
menurut Ronny, karena
dari
serapan intelijen,
ada
indikasi hotel dijadikan
tempat
pilihan oleh
pengguna
narkoba
untuk menggelar
pesta
atau menikmati
narkoba.
Soal
temuan jarum
suntik
dan pil
di
kamar hotel yang digeledah
? Ronny menjelaskan
bahwa
untuk memastikan
apakah
jarum itu
digunakan
untuk
narkoba dan
pil itu
jenisnya
apa,
masih akan
diteliti
di
Balai POM Mataram.
Menyinggung
hasil
operasi minim, apakah
operasi
bocor? ''Saya
kira
tidak, karena
kita
bergerak secara
mendadak,''
cetusnya,
seraya
menambahkan operasi
serupa
akan digelar
secara
kontinu. (049)