kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 16 Desember 2006

 Nusatenggara


Operasi Narkoba Sasar Hotel---
Jarum
Suntik dan Pil Kuat Ditemukan di Kamar

Mataram (Suara NTB)-
Tim gabungan Polres Mataram dan Unit Satwa Polda NTB, Jumat (15/12) kemarin kembali menggelar operasi dengan target narkoba.  Yang menjadi sasaran penggeledahan kali ini, beberapa hotel melati di wilayah Kota Mataram. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua buah jarum suntik diduga bekas narkoba serta lima buah pil warna cokelat yang diduga pil kuat.

Razia berlangsung sekitar pukul 10.00 wita. Pantauan Suara NTB yang mengikuti razia itu, hotel pertama yang menjadi sasaran penggeledahan tim gabungan ini yakni Hotel Mataram. Dengan dua ekor anjing pelacak khusus narkoba, hanya beberapa kamar dari puluhan kamar yang digeledah. Kamar hotel yang menjadi sasaran penggeledahan adalah kamar yang sedang dihuni dan kamar yang baru ditinggalkan penghuninya.

Dalam penggeledahan di hotel yang berlokasi di jantung Kota Mataram itu, anjing pelacak yang diajak menggeledah kamar No. 6 menunjukkan gelagat mencurigakan. Anjing pelacak itu langsung menyasar ke pojok kamar dekat kamar tidur dan ternyata di tempat itu ditemukan sebuah jarum suntik.

Anjing pelacak ini pun belum mau beranjak dari kamar itu dan terus mencari sesuatu, hingga akhirnya di belakang meja tempat lampu, juga ditemukan jenis jarum suntik yang sama. ''Sepertinya jarum ini baru dibuang,'' bisik salah seorang anggota tim yang mengamankan jarum suntik itu.

Terkait penemuan jarum suntik di kamar itu, ada informasi bahwa penghuninya seorang laki-laki bersama teman wanitanya. Mereka meninggalkan hotel, beberapa saat sebelum tim gabungan beranggotakan sekitar 75 personel itu tiba di TKP. 

Pil Kuat 

Setelah itu, operasi dilanjutkan ke Hotel Graha Ayu, Mataram. Penggeledahan juga dilakukan secara acak dengan sasaran kamar yang sedang dihuni dan baru ditinggalkan penghuninya. Hasilnya, di kamar 37 ditemukan lima butir pil warna cokelat dan dikemasannya tertera tulisan kanji. Diduga ke lima butir pil itu, obat kuat.

Selain berhasil menemukan pil, operasi tersebut juga menemukan pasangan yang diduga selingkuh. Namun begitu polisi datang, pasangan laki-lakinya kabur melalui pintu belakang dan teman wanitanya diamankan polisi. Namun karena sasaran operasi adalah narkoba, wanita yang ditinggal begitu saja oleh pasangan selingkuhnya dibiarkan saja oleh polisi.

Kapuskodal Ops. Polres Mataram Kompol Ronny AZ didampingi Kasat Narkoba Iptu Dawud SE usai operasi kepada wartawan menjelaskan, razia yang digelar dengan sasaran hotel ini tidak ada kaitannya dengan kasus tewasnya artis Alda Risma. ''Saya kira tidak ada kaitannya. Ini operasi rutin yang kita gelar dengan sasaran beragam. Sebelumnya sasarannya tempat kedatangan barang melalui bandara, kemudian LP Mataram dan sekarang sasarannya hotel,'' jelasnya.

Dijadikannya hotel sebagai target operasi menurut Ronny, karena dari serapan intelijen, ada indikasi hotel dijadikan tempat pilihan oleh pengguna narkoba untuk menggelar pesta atau menikmati narkoba. Soal temuan jarum suntik dan pil di kamar hotel yang digeledah ? Ronny menjelaskan bahwa untuk memastikan apakah jarum itu digunakan untuk narkoba dan pil itu jenisnya apa, masih akan diteliti di Balai POM Mataram. Menyinggung hasil operasi minim, apakah operasi bocor? ''Saya kira tidak, karena kita bergerak secara mendadak,'' cetusnya, seraya menambahkan operasi serupa akan digelar secara kontinu. (049)


Klik di Sini
 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)