kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Pon, 5 Mei 2008

 Bali


Temukan
Paket Putaw  ----
Tangan
KPLP Kena Jarum Suntik

Denpasar (Bali Post) -
Siapa
bilang LP Kelas IIA Denpasar (Kerobokan) bisa bebas dari penyalahgunaan narkotika. Buktinya, berdasarkan penggeledahan rutin yang dilakukan KPLP Maliki, Minggu (4/5) kemarin, berhasil diamankan satu paket putaw. Bahkan, tangan Maliki juga sempat kena jarum suntik ketika memeriksa saku baju narapidana Arya yang sebelumnya diketahui kedapatan menyimpan putaw.

Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 14.00 wita. Saat itu Maliki bersama sejumlah staf LP Kerobokan melakukan penggeledahan di blok H (blok khusus napi narkoba). Pada penggeledahan awal, ditemukan satu paket putaw yang di dalamnya berisi sejumlah lintingan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, akhirnya diketahui yang memiliki paket putaw itu adalah Arya.

Penggeledahan tidak berhenti sampai di situ. Maliki bersama stafnya kemudian memeriksa barang milik pribadi Arya. Saat memeriksa saku baju Arya yang kebetulan ditaruh begitu saja, tiba-tiba tangan Maliki terasa perih. Ternyata semua itu diakibatkan tusukan jarum suntik, yang diduga telah digunakan Arya sebelumnya.

''Pemeriksaan sebenarnya merupakan hal rutin. Cuma kena tusukan jarum suntik seperti ini, baru yang pertama kali,'' jelas Maliki, seraya memutuskan berobat sekaligus menghindarkan diri dari kemungkinan dampak negatif akibat tusukan jarum suntik itu. ''Saya takut kena AIDS nantinya,'' tambahnya.

Menurut Maliki, langkah berikutnya yang akan dilakukannya adalah dengan melapor ke polisi. Perbuatan Arya menyimpan paket putaw sudah bertentangan dengan aturan. Pihaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada polisi, termasuk kemungkinan dari mana dan bagaimana cara Arya mendapatkan barang tersebut.

Soal penggunaan jarum suntik yang dilakukan Arya, pengganti Sudrajat ini mengaku tidak tahu persis. Ketika persoalan tersebut ditanyakan kepada rekan-rekan Arya yang berada dalam satu blok, semuanya bungkam tidak mau memberikan jawaban. ''Persoalan sekarang, kapan yang bersangkutan mulai menggunakan jarum suntik. Tapi yang pasti, kami berhasil menyita jarum suntik ditambah satu paket putaw,'' katanya. (015)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)