Temukan
Paket
Putaw
----
Tangan
KPLP Kena
Jarum
Suntik
Denpasar
(Bali Post) -
Siapa
bilang LP
Kelas IIA
Denpasar (Kerobokan)
bisa
bebas dari
penyalahgunaan
narkotika.
Buktinya,
berdasarkan
penggeledahan
rutin yang
dilakukan KPLP
Maliki,
Minggu (4/5) kemarin,
berhasil
diamankan
satu
paket putaw.
Bahkan,
tangan
Maliki juga
sempat
kena jarum
suntik
ketika memeriksa
saku
baju narapidana
Arya yang
sebelumnya
diketahui
kedapatan
menyimpan
putaw.
Kejadiannya
berlangsung
sekitar
pukul 14.00 wita.
Saat
itu Maliki
bersama
sejumlah staf LP
Kerobokan
melakukan
penggeledahan
di
blok H (blok
khusus
napi narkoba).
Pada
penggeledahan
awal,
ditemukan satu
paket
putaw yang di
dalamnya
berisi
sejumlah lintingan.
Setelah
dilakukan
pemeriksaan
secara
intensif, akhirnya
diketahui yang
memiliki
paket
putaw itu
adalah
Arya.
Penggeledahan
tidak
berhenti sampai
di situ.
Maliki
bersama
stafnya kemudian
memeriksa
barang
milik pribadi
Arya.
Saat
memeriksa
saku
baju Arya yang
kebetulan
ditaruh
begitu saja,
tiba-tiba
tangan
Maliki terasa
perih.
Ternyata
semua
itu diakibatkan
tusukan
jarum suntik, yang
diduga
telah digunakan
Arya
sebelumnya.
''Pemeriksaan
sebenarnya
merupakan
hal
rutin.
Cuma
kena
tusukan jarum
suntik
seperti ini,
baru yang
pertama kali,''
jelas
Maliki, seraya
memutuskan
berobat
sekaligus menghindarkan
diri
dari kemungkinan
dampak
negatif akibat
tusukan
jarum suntik
itu.
''Saya
takut
kena AIDS nantinya,''
tambahnya.
Menurut
Maliki,
langkah berikutnya
yang akan
dilakukannya
adalah
dengan melapor
ke
polisi.
Perbuatan
Arya
menyimpan paket
putaw
sudah bertentangan
dengan
aturan. Pihaknya
menyerahkan
persoalan
tersebut
kepada
polisi, termasuk
kemungkinan
dari
mana dan
bagaimana
cara
Arya
mendapatkan barang
tersebut.
Soal
penggunaan
jarum
suntik yang dilakukan
Arya,
pengganti Sudrajat
ini
mengaku tidak
tahu
persis.
Ketika
persoalan tersebut
ditanyakan
kepada
rekan-rekan Arya yang
berada
dalam satu
blok,
semuanya
bungkam
tidak mau
memberikan
jawaban.
''Persoalan
sekarang,
kapan yang
bersangkutan
mulai
menggunakan jarum
suntik.
Tapi
yang pasti,
kami
berhasil menyita
jarum
suntik ditambah
satu
paket putaw,''
katanya.
(015)