Tali
Layang-layang
Renggut
Dua Korban
Denpasar
(Bali Post) -
Maraknya
layang-layang
khususnya
di
wilayah Denpasar
dan
Badung belakangan
ini,
ternyata telah
menimbulkan
korban.
Beberapa
waktu
lalu sebuah
pesawat
helikopter terpaksa
mendarat
darurat
di lapangan SMPN 2
Denpasar
gara-gara baling-balingnya
terlilit
tali
layang-layang.
Sementara
pihak PLN
telah
berkali-kali mengeluhkan
layang-layang yang
putus
menimpa jaringan
dan
memutus aliran
listrik PLN.
Minggu
(25/5) kemarin,
layang-layang
kembali
memakan
koran. Gara-gara
tali
layang-layang melilit
lehernya
di
bilangan Jalan
Cokroaminoto,
Denpasar,
seorang
pengendara motor, Andika
Haryanto (20),
terjatuh
dari
sepeda motornya
hingga
mengalami luka
lecet
dan bocor
pada
dahi kanannya.
Naasnya
lagi, karena
kehilangan
keseimbangan,
sepeda motor yang
dikendarai
Andika
itu menabrak
seorang
anak, Gusti (8), yang
kebetulan
berdiri
di tepi
jalan
untuk menonton
orang main
layang-layang.
Ditemui
di IRD
Bedah RS Sanglah,
ayah Gusti,
Arlep (39)
menuturkan
anaknya
saat kejadian
sedang
berada di
jalan
tersebut untuk
menonton
layang-layang.
''Karena
kepalanya
mendongak
untuk
melihat layang-layang
di atas,
Gusti
tidak sadar
ada
sepeda motor yang melaju
ke
arahnya hingga
tidak
bisa menghindar,''
ujar
Arlep yang tinggal
di
Jalan Cokroaminoto
240 Denpasar
itu.
Sementara
Andika yang
tinggal
di
Jalan
Kerawang, Ubung
Kaja,
Denpasar ini
terjatuh
dari
sepeda motor karena
lehernya
terjerat
tali
layang-layang. ''Karena
lehernya
terjerat,
sepeda motor yang
dikendarainya
kehilangan
keseimbangan
dan
melaju ke
arah
anak saya,''
tutur
Arlep.
Kedua
korban
langsung dilarikan
ke RS
Sanglah menggunakan
mobil pick up.
Meski
tidak
mengalami luka
lecet
seperti Andika,
namun
hingga sore kemarin
Gusti yang
masih
duduk di
kelas
V SD
ini
belum juga
siuman.
''Padahal
dia
belum belajar
untuk
ulangan umum
sekolah
besok,'' imbuh
Arlep.
(kmb24)