kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Wage, 26 Mei 2008

 Bali


Tali
Layang-layang Renggut Dua Korban

Denpasar (Bali Post) -
Maraknya
layang-layang khususnya di wilayah Denpasar dan Badung belakangan ini, ternyata telah menimbulkan korban. Beberapa waktu lalu sebuah pesawat helikopter terpaksa mendarat darurat di lapangan SMPN 2 Denpasar gara-gara baling-balingnya terlilit tali layang-layang. Sementara pihak PLN telah berkali-kali mengeluhkan layang-layang yang putus menimpa jaringan dan memutus aliran listrik PLN.

Minggu (25/5) kemarin, layang-layang kembali memakan koran. Gara-gara tali layang-layang melilit lehernya di bilangan Jalan Cokroaminoto, Denpasar, seorang pengendara motor, Andika Haryanto (20), terjatuh dari sepeda motornya hingga mengalami luka lecet dan bocor pada dahi kanannya. Naasnya lagi, karena kehilangan keseimbangan, sepeda motor yang dikendarai Andika itu menabrak seorang anak, Gusti (8), yang kebetulan berdiri di tepi jalan untuk menonton orang main layang-layang.

Ditemui di IRD Bedah RS Sanglah, ayah Gusti, Arlep (39) menuturkan anaknya saat kejadian sedang berada di jalan tersebut untuk menonton layang-layang. ''Karena kepalanya mendongak untuk melihat layang-layang di atas, Gusti tidak sadar ada sepeda motor yang melaju ke arahnya hingga tidak bisa menghindar,'' ujar Arlep yang tinggal di Jalan Cokroaminoto 240 Denpasar itu.

Sementara Andika yang tinggal  di Jalan Kerawang, Ubung Kaja, Denpasar ini terjatuh dari sepeda motor karena lehernya terjerat tali layang-layang. ''Karena lehernya terjerat, sepeda motor yang dikendarainya kehilangan keseimbangan dan melaju ke arah anak saya,'' tutur Arlep.

Kedua korban langsung dilarikan ke RS Sanglah menggunakan mobil pick up. Meski tidak mengalami luka lecet seperti Andika, namun hingga sore kemarin Gusti yang masih duduk di kelas V SD ini belum juga siuman. ''Padahal dia belum belajar untuk ulangan umum sekolah besok,'' imbuh Arlep. (kmb24)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)