kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Umanis, 23 Mei 2008

 Bali


PD Pasar Minta Hak Pengelolaan Parkir Pasar
 

Denpasar (Bali Post) -
Terbaginya
hak pengelolaan parkir di dalam pasar, belakangan mulai diributkan. Bahkan, wacana ini kembali mengemuka dalam rapat kerja antara Komisi C DPRD Denpasar dengan jajaran PD Pasar Denpasar dan Dinas Perhubungan, Kamis (22/5) kemarin.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi C I Gusti Ketut Anom, S.Sos. tersebut, mengemuka keinginan meninjau ulang Perda-perda yang terkait dengan pajak dan retribusi. Salah satunya, hak pengelolaan parkir di dalam pasar.

Usai pertemuan, Anom mengatakan saat ini pengelolaan parkir di dalam pasar masih ditangani PD Pasar dan PD Parkir. Artinya, perolehan dana dari parkir di dalam pasar terbagi dua, yakni PD Pasar dan PD Parkir. Ke depan, pihaknya berharap agar pengelolaan parkir di dalam pasar tidak lagi oleh dua lembaga. Apalagi, kedua lembaga tersebut sama-sama perusahaan daerah yang dimiliki Pemkot Denpasar.

Sayangnya, pertemuan kemarin belum melibatkan PD Parkir untuk membahas masalah tersebut. Akibatnya, Komisi C dalam waktu dekat kembali berniat melakukan pertemuan dengan semua komponen yang terlibat, seperti PD Parkir serta Pemkot Denpasar selaku pemilik perusahaan. ''Pertemuan ini kami akan lanjutkan kembali untuk membahas wacana ini,'' jelas wakil rakyat dari Golkar ini.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Denpasar I Wayan Darsa, S.Sos. mengatakan, selama ini PD Pasar telah menyetorkan 20 persen dari total penerimaan parkir di dalam pasar. Ia berharap dana 20 persen itu tak perlu lagi dibawa ke PD Parkir, melainkan tetap menjadi satu kesatuan dengan penerimaan pasar. Dengan demikian, omzet PD Pasar dalam setahunnya bisa lebih tinggi dari yang sekarang.

Selain masalah itu, dalam rapat kerja kemarin juga mengemuka masalah optimalisasi Terminal Kargo. Sampai saat ini beberapa kendala masih menjadi hambatan dalam menjaring kendaraan angkutan barang untuk masuk Terminal Kargo. Karena itu, Komisi C merekomendasikan untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga keberadaan Terminal Kargo bisa optimal. (kmb12)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)