kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Kliwon, 22 Mei 2008  

 Ekonomi


2009, Subsidi BBM Mobil Pribadi Dicabut

Jakarta (Bali Post)-
Pemerintah
berencana menargetkan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan mobil pribadi tuntas pada 2009 mendatang. Untuk segmen ini, harga BBM akan ditinjau berkala menuju harga keekonomian.

Anggota Komite Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hilir (BPH) Migas Eri Purnomo Adi menyatakan, pemerintah berencana mencabut subsidi BBM untuk kendaraan pribadi secara bertahap. Sementara, untuk  kendaraan roda dua dan angkutan umum akan tetap diberikan BBM bersubsidi melalui penerapan smart card.

Menurutnya, smart card merupakan kartu kendali BBM yang berfungsi memberlakukan kuota volume BBM bersubsidi secara elektronik. Smart card diperuntukkan bagi sepeda motor dan angkutan umum. Sementara mobil pribadi tidak akan mendapatkan smart card, karena dinilai bukan target penerima subsidi.

Sebagai informasi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro menyatakan, harga BBM untuk selain pengguna smart card akan disesuaikan menuju harga keekonomian. Artinya, harga jual BBM itu sedikit lebih mahal ketimbang harga BBM bersubsidi, kendati dalam persentase pemerinah masih memberlakukan subsidi harga.

Eri kembali menjelaskan, pentahapan pencabutan subsidi BBM untuk mobil pribadi ini dimulai usai pemberlakuan program smart card. Kendati begitu, pada awal pemberlakuan, pemerintah belum membedakan harga BBM bagi pengguna smart card dan yang tidak menggunakan.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, pemerintah akan membedakan harga BBM bagi pengguna smart card dan non pengguna smart card. Penggguna smart card tetap memperoleh BBM bersubsidi dan yang tidak punya smart card tidak lagi mendapat subsidi.

 

21 Juta

Menurutnya, pemerintah akan mengadakan 21 juta smart card bagi pengguna kendaaran sepeda motor dan angkutan umum. Pihaknya akan memulai proses tender pengadaannya.P roses lelangnya membutuhkan waktu 45 hari, dan masa pembuatannya sekitar 80 hari. ''Dalam satu dua hari ini kita akan buka lelangnya di media. Yang dibuka untuk tender Jawa dan Bali dulu, jadi kita harapkan September sudah bisa terpasang,'' katanya.

Menurutnya, smart card hanya dibagikan 20 juta sepeda motor dan hampir 1 juta angkutan umum. Nantinya, masyarakat akan menerimanya secara cuma-cuma. ''Kita targetnya akhir tahun ini semua motor dan angkutan umum di Jawa dan Bali sudah pakai smart card,'' tegas Erie. (kmb1)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)