2009, Subsidi
BBM Mobil Pribadi
Dicabut
Jakarta (Bali Post)-
Pemerintah
berencana
menargetkan
pencabutan
subsidi
bahan bakar
minyak (BBM)
untuk
kendaraan mobil
pribadi
tuntas pada 2009
mendatang.
Untuk
segmen ini,
harga BBM
akan
ditinjau
berkala
menuju harga
keekonomian.
Anggota
Komite
Badan Pengatur
Kegiatan
Usaha
Hilir (BPH) Migas
Eri
Purnomo Adi
menyatakan,
pemerintah
berencana
mencabut
subsidi BBM
untuk
kendaraan pribadi
secara
bertahap.
Sementara,
untuk
kendaraan
roda
dua dan
angkutan
umum
akan tetap
diberikan BBM
bersubsidi
melalui
penerapan smart card.
Menurutnya,
smart card merupakan
kartu
kendali BBM yang berfungsi
memberlakukan
kuota volume BBM
bersubsidi
secara
elektronik.
Smart card diperuntukkan
bagi
sepeda motor dan
angkutan
umum.
Sementara mobil
pribadi
tidak
akan mendapatkan
smart card, karena
dinilai
bukan target penerima
subsidi.
Sebagai
informasi,
Menteri
Energi dan
Sumber
Daya Mineral (ESDM) Purnomo
Yusgiantoro
menyatakan,
harga BBM
untuk
selain pengguna smart
card akan
disesuaikan
menuju
harga keekonomian.
Artinya,
harga
jual BBM itu
sedikit
lebih mahal
ketimbang
harga BBM
bersubsidi,
kendati
dalam persentase
pemerinah
masih
memberlakukan subsidi
harga.
Eri
kembali
menjelaskan, pentahapan
pencabutan
subsidi BBM
untuk
mobil pribadi
ini
dimulai usai
pemberlakuan program smart
card.
Kendati
begitu,
pada awal
pemberlakuan,
pemerintah
belum
membedakan harga BBM
bagi
pengguna smart card dan
yang tidak
menggunakan.
Namun
seiring
dengan perjalanan
waktu,
pemerintah
akan
membedakan
harga BBM
bagi
pengguna smart card dan
non pengguna smart card.
Penggguna
smart card tetap
memperoleh BBM
bersubsidi
dan yang
tidak
punya smart card tidak
lagi
mendapat subsidi.
21 Juta
Menurutnya,
pemerintah
akan
mengadakan 21
juta smart card
bagi
pengguna kendaaran
sepeda motor
dan
angkutan umum.
Pihaknya
akan
memulai
proses tender pengadaannya.P
roses lelangnya
membutuhkan
waktu 45
hari,
dan masa
pembuatannya
sekitar 80
hari. ''Dalam
satu
dua hari
ini
kita
akan buka
lelangnya
di media.
Yang dibuka
untuk tender
Jawa
dan
Bali dulu,
jadi
kita harapkan
September sudah
bisa
terpasang,'' katanya.
Menurutnya,
smart card hanya
dibagikan 20
juta
sepeda motor dan
hampir 1
juta
angkutan umum.
Nantinya,
masyarakat
akan
menerimanya
secara
cuma-cuma. ''Kita targetnya
akhir
tahun ini
semua motor
dan
angkutan umum
di Jawa
dan Bali
sudah
pakai smart card,'' tegas
Erie. (kmb1)