kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Umanis, 18 Mei 2008 tarukan valas
 

BERITA


Helikopter
Mendarat Darurat
di
SMPN 2
Denpasar

Baling-baling Terlilit Benang Layang-layang

Denpasar (Bali Post) -
Warga
di Jalan Gunung Agung, Denpasar dikejutkan dengan raungan helikopter Sabtu (17/5) sore kemarin. Ternyata, helikopter milik perusahaan Derazona dengan lambung PK-DBE itu mendarat darurat di lapangan SMPN 2 Denpasar. Warga pun sempat panik karena suara mesin helikopter tersebut begitu keras.

Untungnya, kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Empat penumpang --dua lokal dan dua warga asing-- beserta kaptennya selamat dalam insiden tersebut. Kejadian itu merupakan musibah yang kedua kalinya dialami helikopter milik perusahaan Derazona. Sebelumnya, heli jenis ini juga jatuh di daerah Lebih, Gianyar.

Informasi yang dihimpun Bali Post Sabtu kemarin, menyebutkan penyebab terjadinya pendaratan darurat itu lantaran baling-baling heli terlilit benang layang-layang. Ketut Suardana (37), salah seorang saksi yang tinggal di Banjar Semila Jati, menyatakan helikopter yang dipiloti Gangsar itu terbang dari arah barat.

Tepat di atas Lapangan Kompyang Sujana, helikopter tersebut terlihat sudah mengalami masalah. Baling-balingnya dililit benang nilon layangan warna putih. ''Saya lihat terbangnya (helikopter-red) makin merendah. Ternyata, mencari tempat pendaratan,'' kata pria yang juga berprofesi sebagai satpam SMPN 2 Denpasar saat ditemui di lokasi kemarin.

Suardana menyatakan helikopter yang disewa Air Bali itu mendarat di lapangan bola SMPN 2 Denpasar pukul 16.30 wita. Begitu mendarat dan mesinya dimatikan, benang layang-layang sepanjang 30 meter yang melilit di baling-baling pun mulai diputus. Sementara, keempat penumpang beserta pilotnya langsung keluar. ''Kebetulan lapangan ini (lokasi pendaratan-red) kosong. Biasanya anak-anak banyak bermain bola di sini,'' paparnya.

Saksi lain, Yohanes, juga menyatakan hal yang sama. Raungan helikopter yang begitu keras sempat menjadi perhatian warga. Bahkan, begitu hendak mendarat, debu di lapangan beterbangan. ''Helikopter itu mendarat dengan mulus, tanpa masalah. Kemungkinan mesinnya kekurangan tenaga karena dililit benang, pilotnya memilih mencari tempat pendaratan,'' ungkap saksi yang tinggal di Gang Yamuna, Denpasar ini.

Yohanes mengatakan benang layang-layang yang melilit itu telah diputuskan oleh petugas teknisi Air Bali. Benang itu selanjutnya diamankan sebagai barang bukti. Sementara, salah seorang petugas Air Bali mengungkapkan helikopter itu rencananya ke Sanur. ''Mereka dari Tanah Lot dan rencananya terbang ke Sanur,'' jelasnya.

Pantauan Bali Post hingga malam kemarin, helikopter yang disewa dari perusahaan Derazona oleh Air Bali itu masih nangkring di TKP. Tampaknya, helikopter tersebut tidak bisa diterbangkan hari itu juga karena mengalami masalah. Bahkan, kepala helikopter ditutupi kain. ''Mungkin, besok dievakuasi ke Bandara Ngurah Rai,'' ujar petugas Air Bali yang tidak mau menyebutkan namanya. (kmb21)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com