kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Kliwon, 17 Mei 2008  

 Bali


Orang
Bali Kurang Lirik Sektor Informal

Denpasar (Bali Post) -
Orang
Bali sejatinya punya potensi dalam mengembangkan usaha sendiri. Mereka memiliki beberapa keunggulan dan ciri khas tersendiri. Beberapa di antaranya terampil, ulet, penurut dan punya seni khusus dalam mengelola usaha. Mencermati hal tersebut, semestinya usaha informal khususnya lagi di sektor boga di Pulau Dewata ini bisa dikuasai oleh orang Bali. Sayangnya kondisi riil di lapangan tidak berkata demikian. Orang Bali sampai saat ini kurang memiliki sensitivitas dalam melirik peluang usaha tersebut. Akibatnya, serbuan orang luar yang menyasar sektor informal di Bali tak terbendung.

Hal tersebut dikatakan Direktur Sekolah Perhotelan Bali Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd. usai membuka pelatihan Pengembangan Mutu Produk dan Pelayanan Bakso Krama Bali yang digelar di Warung Bakso Krama Bali Jl. Veteran Denpasar, Jumat (16/5) kemarin. Menurut Astina, masyarakat Bali selama ini masih tersandung beberapa kendala dalam mengembangkan usaha sektor informal. Faktor internal yang menyangkut diri masyarakat Bali sendiri di antaranya kurang fokus dan seriusnya masyarakat dalam mengelola usaha dan keberlanjutan usaha yang masih labil. Sementara faktor dari luar meliputi kurangnya dukungan dari pemerintah dan pihak swasta dalam memajukan UMKM (usaha mikro, kecil, menengah).

Untuk itu, ia menekankan pentingnya manajemen yang lebih terarah untuk sektor informal. Meliputi perhatian terhadap mutu produk, peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan keuangan yang baik. ''Ini penting untuk dilakukan. Pelayanan misalnya, masyarakat Bali identik kurang ramah saat melayani pelanggan. Ini harus kita ubah,'' ujarnya. 

Pelatihan yang digelar hasil kerja sama SPB dan Koperasi Krama Bali (KKB) kemarin meliputi pelatihan sektor pelayanan dan produk. Peserta pelatihan diberikan bekal materi tentang pelayanan serta praktik mengolah bahan makanan untuk menjadi bakso yang memiliki cita rasa tinggi. Pelatihan dirangkaikan dengan bazar selama dua hari mulai Sabtu (17/5) ini hingga Minggu (18/5) besok. (ded)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)