Perst
Menang
Lagi
Tabanan
(Bali Post) -
Kesebelasan
Perst
Tabanan kembali
memetik
kemenangan dalam
laga
kandang kompetisi
Divisi I
Liga Indonesia.
Perst
berhasil
menggulung
Persdi
Jember 2-0 dalam
lanjutan
pertandingan
Grup VI
di Stadion
Debes,
Tabanan, Kamis (16/5)
kemarin.
Dengan
demikian,
Perst
kini mendulang
nilai
sempurna 6 hasil
dua kali
bertanding.
Pada
partai
pembuka lalu,
Komang
Kariana dan
kawan-kawan
menaklukkan
Persewangi
Banyuwangi 5-1.
Sementara
Persid yang
telah
melakoni tiga
partai,
baru meraup
poin 1.
Sejak
awal,
Laskar Ciung
Wanara (julukan
Perst)
bermain ofensif.
Duet bomber
Nyoman ''Rafik''
Armawan
dan Efendy
ditopang
gelandang
serang
Anggo Julian untuk
menggempur
benteng
pertahanan Persid.
Rafik
pada
menit ke-18 mengancam
gawang
Persid yang dikawal
Aryanto,
namun
dia dijatuhkan
di
petak keramat.
Sekitar 1.000
pendukung
tuan
rumah
berteriak minta
penalti,
akan
tetapi wasit
Rukye
Intan (Mataram)
tidak
menunjuk titik
putih.
Gol
pembuka
kemenangan Perst
terjadi
pada menit ke-39.
Berawal
dari umpan
lambung
kapten Kariana
dari
sektor kiri
ke
depan gawang. Bola
yang disundul
pemain
belakang Persid,
Chairil
Anwar, diselesaikan
dengan
sontekan
manis
oleh
Efendy ke
jala
Persid yang dikawal
Aryanto.
Hingga
turun
minum, Perst
unggul 1-0.
Memasuki
babak
kedua, Perst
terus
menekan tamunya yang
berjuluk
tim
Macan
Sangar. Tuan
rumah
berhasil memperbesar
kemenangan
melalui
tendangan bebas
jarak
jauh Anggo Julian
pada
menit ke-57.
Keunggulan
dua gol
Perst
bertahan hingga
wasit
Rukye Intan
meniup
peluit panjang.
Wasit
mengeluarkan
kartu
kuning untuk
Kariana (Perst),
Selamet
Budiono, Yanu
Mahendra (Persid).
Arsitek
Perst,
Edy Sutrisno,
menyatakan
belum
puas melihat
permainan
asuhannya
meskipun
meraih
poin penuh.
Ia
menilai
Kariana dan
kawan-kawan
belum
mengerahkan kemampuannya
secara
maksimal.
''Pemain
kami
baru mengeluarkan
kekuatannya 70
persen,''
jelasnya.
Pelatih
Persid,
Santoso Pribadi,
menyesalkan
terjadinya
dua gol
Perst.
''Permainan
berimbang.
Kebobolan
dua gol
mutlak
akibat kelengahan
pemain
belakang kami,''
ucapnya.
Gol
pertama
karena pemainnya
terlambat
menutup
pergarakan Efendy,
sedangkan
lahirnya
gol
kedua akibat
kurangnya
koordinasi
pemain
belakang dengan
kiper.
(022)
Jadwal
Senin (19/5)
Perst
vs
Persikot Kota Bahru,
Kalsel