kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Kliwon, 23 Maret 2008 tarukan valas
 

BERITA


Nusa
Makmur Langsung Angkut Penumpang

MESKI KMP Nusa Makmur sempat kandas selama beberapa jam di perairan Gilimanuk, namun satu jam setelah dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut langsung beroperasi kembali. Bahkan hingga Sabtu sore kemarin, tercatat kapal penumpang itu sudah lebih dari enam trip mengangkut penumpang.

Syahbandar Gilimanuk, Putrawan, menjelaskan setelah diteliti KMP sudah bisa beroperasi lagi seperti sedia kala karena tidak ada kerusakan yang dialami kapal tersebut.

Putrawan membantah kandasnya kapal karena kelebihan muatan, namun lebih disebabkan oleh cuaca buruk. Pihaknya sebenarnya sudah mengimbau kepada para nakhoda agar pada cuaca buruk tidak beroperasi dulu, namun saat kejadian dalam hitungan menit cuaca langsung berubah. ''Sebelum berangkat, cuaca masih normal, tinggi gelombang satu meter dan kecepatan angin 18 knot,'' ujar pria asal Klungkung ini.

Hal serupa dikatakan oleh nakhoda kapal, Imam Muhgiono. Pada saat itu arus bergerak ke selatan, kondisi cuaca hujan lebat dan berkabut dengan jarak pandang 300 meter. Kecepatan angin sekitar 10 - 19 knot dari selatan. Karena cuaca buruk itulah kemudian kapalnya terseret hingga lampu suar merah yang menandakan lokasi itu rawan karena pada perairan dangkal.

Pada saat itu, kata dia, air sedang surut, sehingga kapal kandas di perairan tersebut. Proses evakuasi berlangsung hingga dua jam karena saat itu hujan.

Kapal tersebut mengangkut 66 penumpang, 11 kendaraan sedang, 1 bus umum, dan 20 kendaraan roda dua. ''Evakuasi diutamakan para kepada penumpang perempuan dan pejalan kaki,'' tambahnya. Kapal baru bisa bersandar kembali di dermaga sekitar pukul 18.05, kemudian 15 menit dilakukan bongkar hingga tangki-tangki tidak ada masalah. Sekitar pukul 19.30 kapal beroperasi kembali menyesuaikan jadwal.

Putrawan menambahkan untuk antisipasi agar kejadian tidak terulang, pihaknya telah mengimbau kepada para nakhoda untuk berhati-hati dan saat cuaca buruk agar tidak beroperasi. Namun diakuinya, cuaca di perairan Gilimanuk sering tidak menentu. (sur)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com