Situasi Sulit, KKB Tetap Eksis
Ajegkan Ekonomi Bali
Denpasar
(Bali Post) -
Di tengah situasi yang serba sulit saat ini, Koperasi Krama Bali
(KKB) tetap eksis melakukan perbaikan dalam upaya memberdayakan
krama Bali di bidang ekonomi. Perjuangan KKB merupakan salah satu
cermin perjuangan dalam penguatan jati diri dan pembangunan
fondasi ekonomi mewujudkan ajeg Bali.
Demikian ditegaskan Ketua KKB Satria Naradha dalam
Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2007, yang digelar di Wantilan
Gedung Pers Bali K Nadha, Sabtu (22/3) kemarin.
Kata dia, dibentuknya KKB tiga tahun lalu,
didasarkan atas rasa jengah krama Bali untuk mampu berperan aktif
dalam membangkitkan perekonomian Bali. Atas dasar itu pula, kerja
keras dan komitmen menjadi modal dasar KKB untuk tetap berkomitmen
mewujudkan cita-cita tersebut.
Hadir dalam acara tersebut, pengurus, pengawas, dan
perwakilan anggota KKB dari seluruh kabupaten/kota di Bali,
anggota luar biasa KKB dan sejumlah tokoh krama Bali.
Satria Naradha mengungkapkan masih ada beberapa
kendala yang membayangi perkembangan KKB ke depannya. Salah
satunya adalah masih banyaknya anggota KKB yang belum memanfaatkan
pelayanan KKB secara maksimal. Misalnya store. Kalau saja 11 ribu
anggota mau berbelanja di KKB, maka akan dapat dibangun satu
kekuatan baru yang mampu bersanding dengan pengusaha yang
sebelumnya telah menekuni bidang tersebut.
Tahun 2008 ini, kata dia, berbagai program guna
membenahi segala kekurangan akan segera dijalankan. Salah satunya
menggaet pengusaha-pengusaha besar untuk lebih memiliki kepedulian
sosial terhadap pembangunan ekonomi masyarakat. ''Kami tengah
melakukan pembicaraan dengan pihak Bank Mandiri untuk menyiapkan
dana bergulir bagi masyarakat,'' ujarnya sambil menegaskan KKB
juga akan melakukan kerja sama melalui program penyertaan modal di
perusahaan besar.
Sementara itu Kadis Koperasi, Pengusaha Kecil dan
Menengah Made Rasma dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan
Kasubdin Simpan Pinjam I Gst. Ketut Maruta menilai selama ini
kinerja dan manajemen KKB telah berjalan mantap. KKB memiliki
potensi dan kekuatan besar dalam rangka ikut serta menggerakkan
perekonomian Bali. Namun hal itu sekali lagi sangat tergantung
dari partisipasi aktif anggotanya dalam membesarkan KKB.
''Pemerintah memuji dan berterima kasih kepada KKB dalam upaya
pembinaan kepada masyarakat kecil di Bali,'' ujarnya.
Dalam RAT tersebut berbagai masukan diberikan
sejumlah anggota dalam upaya mendukung penguatan ekonomi Bali.
Usai tanya jawab, semua perwakilan anggota menyatakan menerima
pertanggungjawaban pengurus untuk tahun 2007 ini. Sebelum ramah
tamah juga dilakukan pengundian door prize untuk 25 item
bingkisan. (ded)