Pasien Penuhi RS Swasta
Denpasar
(Bali Post) -
Rumah sakit swasta mengalami peningkatan hunian dalam kurun waktu
terakhir ini. Berdasarkan data terakhir yang dikumpulkan Bali Post
Sabtu (22/3) kemarin, di berbagai RS swasta seperti RS Surya
Husadha, RS Puri Raharja, dan RSU Kasih Ibu Kedonganan, tingkat
huniannya rata-rata mengalami peningkatan.
Menurut I Gusti Putu Savitri dari bagian Rekap
Medik RS Puri Raharja, tingkat hunian RS Puri Raharja rata-rata 60
persen - 75 persen. Tingkat hunian dalam beberapa bulan terakhir
mengalami peningkatan akibat tingginya penderita deman berdarah.
Sementara di RS Surya Husadha, tingkat huniannya
rata-rata mencapai 85,71 persen. Sementara RSU Kasih Ibu
Kedonganan, menurut dr. Agung Kesumajaya, Yanmed RSU Kasih Ibu
Kedonganan tingkat hunian RS Kasih Ibu mengalami peningkatan dari
30 persen menjadi 50 persen ''Dari 30 tempat tidur, sekarang
ini terisi sekitar 15 hingga 20 tempat tidur,'' ujarnya.
Di RS Sanglah yang merupakan RS rujukan di Bali
Sabtu (22/3) kemarin, kembali mengalami antrean pasien. Hingga
sore kemarin, sekitar 20 pasien yang masih menunggu kamar.
Jumlah pasien miskin mencapai 297 dari 714 tempat
tidur yang tersedia. Pasien demam berdarah yang dirawat di RS
Sanglah Sabtu kemarin, mencapai 67 pasien dengan tambahan 13
pasien baru. Selain RS Sanglah, tingkat hunian 100% juga dialami
RS Wangaya.
Menurut Kasubag Humas RS Wangaya, Drs. Ketut
Sutikayasa, tingkat hunian mencapai 100 persen. ''Meski kamar
terisi penuh, namun masih belum ada antrean. Ada 1-2 pasien tetapi
itu pun langsung bisa masuk karena sudah ada pasien yang pulang,''
ujarnya.
Penuhnya kamar di RS Wangaya sudah berlangung sejak
sebulan lalu. Pasien demam berdarah yang dirawat di RS Wangaya
hingga kemarin mencapai 32 orang. (san)