|
Polda Bali Tetapkan Tiga Tersangka
Bali
Post/edi
MG - Rumah Mg pascapenggrebekan.
Polisi
tampaknya
bersikap
hati-hati
menindaklanjuti
kasus
penemuan granat,
belasan
senjata
api (senpi)
dan
ratusan senjata
tajam (sajam)
di
tujuh rumah yang
digerebek,
Rabu (27/2)
lalu.
Lagi,
Polisi
Gerebek Dua
Rumah-----
Puluhan
Peluru
dan Sajam
Diamankan
Bali
Post/edi
KAPAK - Humas Polda Bali A.S Reniban menunjukkan barang
bukti kapak panjang, trisula, senjata tajam lain,
puluhan butir peluru serta anak panah yang berhasil
diamankan di sebuah rumah di Jl. Bedahulu dan di Jl.
Pulau Buru, Denpasar, Kamis (28/2) kemarin.
Polisi
benar-benar
serius
menindaklanjuti hasil
penggerebekan
tujuh
rumah di Kota
Denpasar,
Rabu (27/2)
pagi
lalu.
Dengan
tertangkapnya
tiga
tersangka yakni MS
alias Mg, Wayan
Sud alias
Ketu
dan El, polisi
langsung
bertindak
cepat.
DS Belum
Masuk DPO
KENDATI
hasil sweeping
hanya
menemukan barang
bukti (BB)
berupa
sejumlah senjata
tajam (sajam),
polisi
terus
akan mengejar
tersangka DS.
Saat
menggerebek rumahnya
di
Jalan Nuansa
Utama
dan Jalan
Patih
Nambi,
tim gabungan
tidak
menemukan tersangka
DS. DS
berhasil
meloloskan
diri
dari sergapan
polisi.
Akhirnya,
Suweta
Dampingi CBS
Teka-teki
seputar
siapa yang
akan
mendampingi
Cokorda
Budi Suryawan (CBS)
dalam
Pilgub Bali mendatang
terjawab
sudah.
Akhirnya
calon
gubernur (Cagub)
Partai
Golkar CBS memilih
Brigjen
Pol. Nyoman
Gede
Suweta dari
Koalisi Bali
Dwipa (KBD)
sebagai
calon wakil
gubernur (cawagub).
DPRD Bali Belum
Berani
Bersikap
Bagaimana
komentar
wakil
rakyat di
Renon?
Ternyata,
Komisi I DPRD Bali
belum
berani bersikap
atas
langkah Kapolda Bali
Irjen
Pol. Paulus
Purwoko
menggerebek tujuh
rumah
serta menangkap
tokoh
kelompok masyarakat
Mg dan
lainnya serta
memburu DS.
Soal
Pindah
Lokasi Sidang
---
Hakim Tolak
Permohonan
Amrozy
Dkk.
Kandas
lagi
upaya tiga
terpidana
mati Imam
Samudra,
Amrozy
dan Ali Gufron,
untuk
mendelegasikan sidang
permohonan
Peninjauan
Kembali (PK)
dari PN
Denpasar kepada PN
Cilacap.
Ditengarai
Lecehkan
Adat -----
Rumah
Mantan
Dewan Dilempari
Massa
Ratusan
warga (massa)
Desa Adat
Kemoning,
Klungkung
melempari
rumah
milik warga
pendatang
asal Banjar
Sekar,
Nongan, Karangasem yang
menetap
di LC Uma
Lemek (masuk
wilayah
Kemoning), Komang
Siandiyasa,
Rabu (27/2)
malam.
|