SMAN 1 Tabanan Target Empat Besar
Denpasar
(Bali Post) -
Kesebelasan SMAN 1 Tabanan baru pertama kali ini lolos ke babak
grandfinal Liga Pelajar Bali Post (LPBP) tingkat propinsi yang
akan digelar 7-20 Januari, di Stadion Ngurah Rai.
Meski memiliki pemain muda-muda potensial, berbekal
pengalaman minim di kancah tingkat Bali, dan ada kendala pada
kiper, tim SMAN 1 Tabanan hanya mengincar empat besar.
''Terus terang kami tidak memiliki kiper andal.
Kiper kami, Tohir, baru saja kami poles. Untungnya basic olah raga
bola basket yang ditekuni sebelumnya sedikit membantu beradaptasi,
meski baru tiga bulan kami latih,'' ujar pelatih kepala SMAN 1
Tabanan, Mulyadi Djoyo Astowo yang dihubungi via telepon, Sabtu
(5/1) kemarin.
Bukan bermaksud sombong, jika tidak ada kendala
kiper yang dinilai cukup krusial, ia berani menargetkan prestasi
lebih tinggi, walau di sekolahnya kini belum ada kepsek yang
definitif. Kepsek lama Ketut Subrata dikatakan sudah memasuki masa
pensiun, per Desember tahun lalu. ''Namun dukungan dari sekolah
tetap maksimal. Sehingga kami bisa berlatih intensif di Stadion
Debes,'' tambah Djoyo panggilan akrab pelatih junior Perst ini.
Menurutnya, SMAN 1 Tabanan yang materi timnya
dominan pemain Perst Junior sudah menjalani program pelatihan
sejak 22 Desember tahun lalu. Pihaknya tidak saja mempersiapkan
timnya dengan memberikan menu teknik, fisik, taktik dan strategi.
Djoko mengaku telah membekali timnya dengan serangkaian uji coba
melawan Perst Junior, SMAN Kediri dan SMAN Marga, agar kerja sama
tim dan koordinasi lebih padu.
Dengan baru digulirnya LPBP, Senin (7/1) besok,
timnya dikatakan masih ada kesempatan mempersiapkan diri minimal
dua kali lagi berlatih. Tim SMAN 1 Tabanan yang bergabung di grup
A baru turun pada hari kedua Selasa (8/1) melawan SMAN 1
Blahbatuh, Gianyar. Kemudian menghadapi SMAN 2 Denpasar, Sabtu
(12/1) dan melawan SMAN 1 Karangasem, Rabu (16/1). Jika menjadi
juara atau runer up grup A, mereka baru akan main lagi Jumat
(18/1).
Striker
Produktif
SMAN 1 Tabanan memang ada kendala di bawah mistar,
karena kipernya Tohir baru dipoles. Namun di posisi lainnya
seperti pertahanan cukup tangguh, karena di sana ada kapten tim
Alit Sanjaya. Demikian juga di lini tengah yang dikoordinasikan
Agustina dan Ryan Pramarta, apalagi di posisi striker, SMAN 1
Tabanan memiliki goal getter produktif. Selain bomber Agus Arta
Wirawan memiliki naluri gol tinggi dari kedua kakinya, pemain
jangkung bertinggi 180 cm ini juga sering memenangkan duel udara
untuk mencetak gol dari sundulan.
''Sebagai striker Agus Arta Wirawan memang bagus.
Di samping tenang, ia juga memiliki keterampilan tinggi mencetak
gol. Kami bangga punya dia, karena kelebihannya tim PON Bali
sempat menawari pemain yang sudah kelas III itu,'' terang Djoyo.
Walau pasukannya memiliki kekuatan cukup lumayan, karena kendala
kiper, tetap saja Djoyo tidak berani menargetkan timnya juara.
(kmb11)