Menpora
Minta
Base Skate Park Jangan
Dibongkar
Denpasar
(Bali Post) -
Menpora
H. Adhyaksa Dault
meminta Base Skate Park (BSP)
di Jalan
Patih Jelantik,
jangan dibongkar.
Pasalnya, lokasi
tersebut sangat
cocok untuk
menampung
kreativitas generasi
muda berolah
raga.
Untuk
itu, dia
menegaskan, jika
memang pemerintah
berniat akan
dibangun mal, arena BSP
tetap
dipertahankan. ''Kami
minta jangan
dibongkar,'' ujar
Adhyaksa saat
membuka ''Indonesia Open X Sport
Championship 2007'', di BSP
Kuta, Sabtu
(1/12) kemarin.
Anggota
Komisi B DPRD
Badung Puspa Negara
menyatakan,
sesuai dengan master plan,
harus disiapkan
20 persen untuk
sport-centre. ''Justru, arena
ini menjadi
ciri khas
dan citra
daerah Bali,''
ungkap Puspa Negara.
Oleh sebab
itu, pihaknya
berjanji akan
mengkaji dulu
bersama instansi
terkait, seperti
jajaran eksekutif
dan legislatif
baik di
Pemkab Badung
maupun Pemprop
Bali.
Investor BSP William (Prancis)
menegaskan, luas
BSP 1.500 meter persegi.
Dikemukakan, BSP
termasuk arena bermain X-treme
seperti skate-board,
sepatu roda,
dan sepeda
BMX terbesar di
Asia Tenggara. ''Bahkan,
di dunia
terdapat 3 hingga
4 lokasi yang
menyerupai BSP,'' tutur William
seraya memohon
bangunannya
jangan dibongkar.
Pada
bagian lain,
Penanggung Jawab Indonesia Open
X Sport Championship 2007 Sudrajat R
merinci, ajang
yang berlangsung
hingga Minggu (2/12)
ini, melibatkan
14 negara. Tuan
rumah Indonesia menerjunkan 43
atlet, disusul
Prancis (11), Malaysia (10), Thailand
(10), Singapura (8),
Korsel (4),
Hongkong (4), AS (2), Taipeh
(2), Filipina (2), Jerman (2),
Kanada (2), dan
Brunei Darussalam (2).
Sudrajat
menyebutkan, tiga
kategori yang
dilombakan yakni skate-board,
inline skate, dan BMX-Dir Jump.
(022)