Kapolri Minta Artis Jauhi Narkoba
Tak Ada Penangguhan Penahanan Achmad Albar ...
Jakarta
(Bali Post) -
Kapolri Jenderal Pol. Sutanto meminta artis untuk bisa memberikan
contoh yang baik kepada masyarakat. Sebagai idola, mereka
diharapkan memberi teladan bagi remaja untuk menjauhi
penyalahgunaan narkoba.
Pernyataan itu disampaikan Sutanto saat menghadiri
HUT Polairud di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/12)
kemarin. Menurut Kapolri banyaknya artis yang tersandung kasus
narkoba membuatnya sangat prihatin. Tetapi pihaknya takkan
berhenti memburu sekaligus menindak artis yang masuk daftar target
operasi yang dicurigai menjadi pemakai, pengedar dan bandar barang
haram tersebut. ''Dari sekarang, para artis sebaiknya jauhi
narkoba,'' sarannya.
Terhadap perkembangan kasus Achmad Albar, Sutanto
menyatakan takkan memberikan penangguhan penahanan bagi tersangka
narkoba itu. Memang hingga kini belum ada permintaan dari pihak
keluarganya, tetapi kalau ada permohonan itu takkan dikabulkan.
Takkan ada penangguhan bagi Achmad Albar, tegasnya. Sikap tegasnya
itu, lanjut dia, merupakan komitmennya untuk menindak tegas siapa
pun yang terlibat kasus tersebut. Sikap ini diminta untuk dipatuhi
jajaran di bawahnya untuk tidak kompromi terhadap kasus-kasus
penyalahgunaan narkoba. ''Kejahatan itu sangat membahayakan
kelangsungan generasi bangsa dan negara ini,'' tegasanya.
Kasus narkoba Ahmad Albar ini bisa menjadi
pelajaran berharga bagi artis-artis lainnya. ''Kalau mau aman,
jangan sentuh narkoba,'' ujarnya mengingatkan. Selain Ahmad Albar,
sejumlah artis terkenal lainnya berturut-turut berurusan dengan
polisi, karena tersandung narkoba. Mereka di antaranya yakni aktor
Roy Martin, Gary Ishak, Revaldo, musisi Fariz RM, komedian Gogon
dan Polo Srimulat, Derry Empat Sekawan.
(kmb3)