kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 2 Desember 2007 tarukan valas
 

BERITA


Kapolri Minta Artis Jauhi Narkoba
Tak Ada Penangguhan Penahanan Achmad Albar ...

Jakarta (Bali Post) -
Kapolri Jenderal Pol. Sutanto meminta artis untuk bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sebagai idola, mereka diharapkan memberi teladan bagi remaja untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

Pernyataan itu disampaikan Sutanto saat menghadiri HUT Polairud di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/12) kemarin. Menurut Kapolri banyaknya artis yang tersandung kasus narkoba membuatnya sangat prihatin. Tetapi pihaknya takkan berhenti memburu sekaligus menindak artis yang masuk daftar target operasi yang dicurigai menjadi pemakai, pengedar dan bandar barang haram tersebut. ''Dari sekarang, para artis sebaiknya jauhi narkoba,'' sarannya.

Terhadap perkembangan kasus Achmad Albar, Sutanto menyatakan takkan memberikan penangguhan penahanan bagi tersangka narkoba itu. Memang hingga kini belum ada permintaan dari pihak keluarganya, tetapi kalau ada permohonan itu takkan dikabulkan. Takkan ada penangguhan bagi Achmad Albar, tegasnya. Sikap tegasnya itu, lanjut dia, merupakan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat kasus tersebut. Sikap ini diminta untuk dipatuhi jajaran di bawahnya untuk tidak kompromi terhadap kasus-kasus penyalahgunaan narkoba. ''Kejahatan itu sangat membahayakan kelangsungan generasi bangsa dan negara ini,'' tegasanya.

Kasus narkoba Ahmad Albar ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi artis-artis lainnya. ''Kalau mau aman, jangan sentuh narkoba,'' ujarnya mengingatkan. Selain Ahmad Albar, sejumlah artis terkenal lainnya berturut-turut berurusan dengan polisi, karena tersandung narkoba. Mereka di antaranya yakni aktor Roy Martin, Gary Ishak, Revaldo, musisi Fariz RM, komedian Gogon dan Polo Srimulat, Derry Empat Sekawan. (kmb3)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com