kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 2 Desember 2007 tarukan valas
 

BERITA


Rio Juara, BRTV 2007 Bertaburan Bintang Tamu

LANGKAH kelima duta BRTV 2007 akhirnya mencampai puncaknya. Setelah bersaing dengan ribuan kontestan, Rio (Karangasem), Dedek (Lombok), Asisia (Jembrana), Elva (Tabanan), dan Wida (Bangli) dinyatakan sebagai lima besar serta melangkah ke konser Grand Final BRTV 2007, Sabtu malam (1/12) kemarin di Wantilan Gedung Pers K. Nadha.

Pada konser tersebut, kelima kontestan menyanyikan dua lagu. Hasil akhirnya, duta Karangasem Rio keluar sebagai pemenang dan berhak membawa pulang motor Kymco sebagai hadiah utama.

Selain penampilan lima duta, konser grand final kemarin bertaburan bintang tamu seperti Trio Kirani Jar, Trio Januadi dan Dek Ulik. Komentator tamu kali ini adalah Manik yang mendampingi dua komentator tetap Sri Sumahardhani dan Gus Purwa.

Pada sesion pertama para duta menyanyikan lagu baru yang khusus diciptakan bagi mereka. Penampilan pertama dibuka oleh Elva (Tabanan) dengan ''Buduh-Buduhan'' ciptaan Mang Gita, Rio (Karangasem) dengan ''Mekecuh di Arep Adi'' ciptaan Adi Surya, Asisia (Jembarana) dengan ''Mantu Kutang'' ciptaan Manggala Sunari, Dedek (Lombok) dengan ''Lutung Ngidaman Bulan'' ciptaan Adi Surya. Wida (Bangli) dengan ''Keweh Merayu'' ciptaan Adi Surya.

Untuk sesion ke-2, penampilan pertama dibuka oleh Asisia (Jembarana) dengan ''Lingis Miik'', Dedek (Lombok) dengan ''Gong Jambu'',  Elva (Tabanan) dengan ''Megedi'', Rio dengan ''Suud Memotoh'', dan Wida (Bangli) dengan ''Taksu''.

Penampilan Elva (Tabanan) yang membuka sesion pertama menuai pujian dari tiga komentator. ''Tidak salah kalau saya mengunggulkan kamu menjadi juara'' ujar Manik.

Duta Karangasem, Rio, menurut tiga komentator membawakan lagu barunya dengan sangat baik. ''Lagunya sudah indah, lebih indah lagi ketika kamu bawakan,'' ujar Sri.

Sementara Asisia (Jembrana) meski mendapatkan pujian dari  komentator tetapi mendapatkan sedikit kritik dari Manik. ''Dari segi vokal mungkin kamu harus lebih menekankan dinamikanya. Selebihnya bagus,'' ujar Manik.

Jika tiga duta sebelumnya saat menyanyikan lagu baru mereka menuai pujian, maka tidak untuk Dedek. Duta Lombok ini terlalu rendah mengambil nada sehingga menurut para komentator penampilannya tidak sebagus duta lain. ''Beban kamu mungkin berat sebagai duta Lombok. Mungkin ini yang mempengaruhi kamu. Jiwa lagunya tidak kamu dapatkan,'' ujar Manik.

Hampir sama dengan Dedek, Wida tidak terlalu beruntung pada penampilan pertamanya. Terlalu banyak nada fals yang keluar sehingga Wida menuai banyak kritik dari komentator. ''Kunci lagu ini adalah di napas terutama pada bagian ref. Napas kamu kurang panjang saat menyanyikannya sehingga ada nada tinggi yang tidak kesampaian,'' ujar Manik pada Wida.

Setelah penampilan ke-2 dari para duta, para komentator diberikan kesempatan untuk merangkum penampilan ke-5 duta secara keseluruhan. Ketiga-tiganya menjagokan Rio dari Karangasem sebagai juara BTRV 2007.

Sebelum saat-saat yang menegangkan bagi para duta, Trio Junaidi dan Dek Ulik menghibur para penonton pada konser malam kemarin. Di posisi ke-2 diraih oleh Elva (Tabanan) , Asisia (Jembrana) di posisi ke-3, Dedek (Lombok) di posisi keempat dan Wida di posisi terakhir. Penyerahan piala dilakukan Wali Kota Denpasar, A.A. Puspayoga dan Direktur Utama Bali TV, Satria Naradha. (san)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com