kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 2 Desember 2007 tarukan valas
 

BERITA


Tak harus Bersamaan dengan Nyepi

GUNA pengimplementasian kearifan lokal Nyepi di tataran global menurut Nayaka Majelis Utama Desa Pakraman Bali, IDG Swastha, S.H., tidak harus saklek dilaksanakan bersamaan dengan hari raya Nyepi di Bali. Pasalnya, perayaan Nyepi itu mengikuti sistem penanggalan Caka, sedangkan masyarakat dunia cenderung menggunakan sistem Masehi.

Swastha lebih sreg jika momen perayaan Nyepi Bumi itu dirangkaikan dengan acara penutupan KTT Perubahan Iklim di Bali di mana saat itu diharapkan lahir sebentuk deklarasi yang meneguhkan komitmen masyarakat dunia untuk bersama-sama merayakan Nyepi Bumi.

Perayaan Nyepi ini mengikat seluruh masyarakat dunia. Dengan begitu, perayaan Nyepi Bumi yang dinamai "Bali Day" itu akan berlangsung setiap tahun sekali sama halnya dengan perayaan Hari Bumi, Hari Bebas Tembakau dan perayaan hari-hari penting tingkat dunia lainnya.

Ia mengingatkan agar penyebarluasan nilai-nilai luhur Nyepi itu tidak melalui koridor pendekatan keagamaan. Tapi, murni melalui pendekatan fakta-fakta empiris yang menguatkan keyakinan bahwa perayaan Nyepi itu benar-benar sebuah aktivitas yang sangat ramah lingkungan.

Pada KTT itu, Swastha juga mengharapkan delegasi Indonesia mau memaparkan kearifan-kearifan lokal Bali lainnya yang nyata-nyata pro lingkungan. Kearifan lokal itu di antaranya filosofi Tri Hita Karana yang menuntun kesadaran masyarakat Bali senantiasa menjaga harmonisasi antara manusia dengan Tuhan, harmonisasi antara manusia dengan sesama manusia dan harmonisasi antara manusia dengan lingkungan. Di luar itu, juga ada perayaan Tumpek Bubuh dan Tumpek Kandang yang merefleksikan rasa cinta manusia Bali terhadap tumbuh-tumbuhan dan binatang yang merupakan komponen utama penyusun alam lingkungan ini. "Sejatinya, banyak sekali kearifan-kearifan lokal manusia Bali yang pro-lingkungan bisa diangkat di forum internasional tersebut," tegasnya. (ian)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com