Kawasan Nusa Dua Kini Dikendalikan PBB
Delegasi dan Wartawan Berdatangan ---
Denpasar
(Bali Post) -
Delegasi Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim atau United
Nations Climate Change Conference (UNCCC) di Nusa Dua, sudah mulai
berdatangan dan menginap di sejumlah hotel di kawasan Nusa Dua dan
sekitarnya. Sejak Sabtu (1/12) kemarin, The Westin Bali Resort dan
Bali Internasional Convention Centre (BICC) Nusa Dua sepenuhnya di
bawah kendali petugas dari UN (PBB).
Dengan demikian, terhitung sejak Minggu (2/12) ini,
akses masuk menuju pusat kegiatan UNCCC ditangani oleh polisi PBB
ditambah sejumlah anggota Polri. "Serah terima dari GM The Westin
dan BICC kepada pihak UN dijadwalkan hari ini (kemarin-red),
tetapi jam berapa belum pasti," ujar Director of Marcom The Westin
Rainata Tjoa menjawab Bali Post, kemarin.
Sementara itu, aktivitas di kompleks The Westin
kemarin terus meningkat. Sebagian delegasi UNCCC dan panitia dari
United Nations Framework Convention Climate Change (UNFCCC) mulai
mendaftarkan diri. Demikian pula awak media massa baik cetak
maupun elektronik sejak Jumat (30/11) lalu sudah mulai mengurus ID
Card. Sedikitnya 1.900 jurnalis dari berbagai media di dunia
terdaftar meliput UNCCC 2007.
Pantuan Bali Post di lokasi pengurusan ID Cards,
kemarin masih ada wartawan Indonesia yang ID Card-nya tertunda.
Petugas PBB yang melayani ID Card mengatakan yang tertunda itu
umumnya mereka yang belum melakukan listing melalui website UNFCCC
yang berkantor di Bonn, Jerman. Para wartawan yang sudah melakukan
registrasi dan telah di-approved petugas UNFCCC langsung bisa
memperoleh ID Card.
Peran media dalam konferensi ini sangat strategis
dan tampaknya sangat disadari panitia. Ruangan media center dengan
kapasitas 260 kursi juga sudah bisa digunakan. Sayangnya, hanya
disediakan 50 unit laptop, selebihnya menggunakan laptop sendiri.
Selain itu juga disediakan ruangan-ruangan khusus untuk stasiun
radio, televisi dan kantor berita dari berbagai negara.
Sementara itu, berbagai "aksi pemanasan" menjelang
pergelaran UNCCC di Nusa Dua, 3 - 14 Desember 2007 telah
dilakukan. Di Pantai Kuta, Sabtu sore kemarin, tampak sekelompok
anak muda dunia yang tergabung dalam "Solar Generation"
Greenpeace, melakukan kampanye energi bersih. Bagi mereka,
jawabannya adalah dengan mengandalkan energi dengan panel surya
atau matahari.
Kampanye dan pengukuhan "Solar Generation"
Indonesia itu sekaligus menyambut penyelenggaraan UNFCCC. Kampanye
di Pantai Kuta yang akan berlangsung dua hari hingga menjelang
pembukaan UNFCCC tersebut menampilkan aneka atraksi seni budaya,
seperti drum band, musikalisasi puisi dari Institut Kesenian
Jakarta, jimbe perkusi, dan berbagai seni tradisional.
(056)