kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Paing, 18 Agustus 2006

 Nusatenggara


Khidmat, Peringatan Kemerdekaan RI
 

Mataram (Suara NTB) -
Suasana peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 61 tingkat Propinsi NTB yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (17/8) kemarin, berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB Drs. H. L. Serinata bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Wakil Gubernur NTB Drs. H. Bonyo Thamrin Rayes mewakili Pemprop NTB mengikuti peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Jakarta.

Sebelumnya, pukul 00.00 wita di Taman Makam Pahlawan Majeluk, dilakukan apel kehormatan dan renungan suci, setelah itu, pada pagi harinya, di seluruh sekolah se-NTB dan instansi pemerintah melaksanakan apel bendera di tempatnya masing-masing.  Termasuk, pemberian remisi terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Mataram oleh Gubernur NTB, Drs. H. L. Serinata. Begitu juga dengan LP di masing-masing kabupaten/kota se NTB dilakukan hal serupa.

Pada peringatan detik-detik proklamasi, tampak hadir seluruh petinggi dinas/instansi di daerah ini. Termasuk, mantan Gubernur NTB H. Gatot Suherman, para warakauri dan masyarakat sipil lainnya.

Ada sedikit perbedaan dalam peringatan HUT Kemerdekaan kali ini, di mana dua Terune dan Dedare NTB mengapit rombongan pejabat menuju tempat upacara dari ruang tamu Kantor Gubernur NTB. Namun, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Ir. Yaqoub Abidin, M.M., mengikutsertakan Terune dan Dedare NTB tidak mempunyai maksud apa-apa. ''Mereka duta NTB yang akan memperkenalkan NTB di luar,'' ujarnya pendek.

Setelah pengibaran bendera, dilakukan syukuran atau pesta rakyat yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tingkat pejabat hingga masyarakat kecil dengan disuguhkan berbagai jenis hiburan. Pada acara syukuran di Ruang Rapat Sangkareang, Ketua Tim Penggerak PKK NTB Dra. Hj. Bq. Adnin Serinata, memberikan nasi tumpeng pada sesepuh NTB, H. Gatot Suherman.  

Memaknai Kemerdekaan

Merayakan hari Kemerdekaan 17 Agustus tidak harus dengan acara seremonial mengikuti upacara bendera, tetapi bagaimana memaknai kemerdekaan dengan memberikan sumbangan yang berarti bagi negara, seperti dalam bentuk prestasi. Hal inilah yang diungkap oleh Wali Kota Mataram, H. Moh. Ruslan, S.H., saat berpidato pada upacara bendera 17 Agustus, kemarin.

Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI diwarnai pula peristiwa pingsannya dua anggota Paskibraka Kabupaten Dompu yang hendak dikukuhkan Wakil Bupati Dompu di Pandopo Bupati Dompu, Rabu (16/8) malam. Keduanya yaitu Ardianto Kurniawan siswa SMAN 2 Woja dan Vivi Yulianti siswa MAN Kandai Dua Dompu.

Kedua anggota Paskibraka ini jatuh pingsan setelah sebelumnya mengkonsumsi nasi tumpeng yang disediakan rumah tangga Pendopo Bupati Dompu, sebelum acara pengukuhan dilangsungkan.(ham/nti/ula)


Klik di Sini
 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)