Khidmat, Peringatan Kemerdekaan RI
Mataram (Suara NTB) -
Suasana peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI
ke 61 tingkat Propinsi NTB yang berlangsung di Lapangan
Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (17/8) kemarin,
berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Gubernur
NTB Drs. H. L. Serinata bertindak sebagai inspektur
upacara, sementara Wakil Gubernur NTB Drs. H. Bonyo
Thamrin Rayes mewakili Pemprop NTB mengikuti peringatan
detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Jakarta.
Sebelumnya, pukul 00.00 wita di Taman
Makam Pahlawan Majeluk, dilakukan apel kehormatan dan
renungan suci, setelah itu, pada pagi harinya, di
seluruh sekolah se-NTB dan instansi pemerintah
melaksanakan apel bendera di tempatnya masing-masing.
Termasuk, pemberian remisi terhadap narapidana di
Lembaga Pemasyarakatan Mataram oleh Gubernur NTB, Drs.
H. L. Serinata. Begitu juga dengan LP di masing-masing
kabupaten/kota se NTB dilakukan hal serupa.
Pada peringatan detik-detik proklamasi,
tampak hadir seluruh petinggi dinas/instansi di daerah
ini. Termasuk, mantan Gubernur NTB H. Gatot Suherman,
para warakauri dan masyarakat sipil lainnya.
Ada sedikit perbedaan dalam peringatan
HUT Kemerdekaan kali ini, di mana dua Terune dan Dedare
NTB mengapit rombongan pejabat menuju tempat upacara
dari ruang tamu Kantor Gubernur NTB. Namun, sebagaimana
disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB,
Ir. Yaqoub Abidin, M.M., mengikutsertakan Terune dan
Dedare NTB tidak mempunyai maksud apa-apa. ''Mereka duta
NTB yang akan memperkenalkan NTB di luar,'' ujarnya
pendek.
Setelah pengibaran bendera, dilakukan
syukuran atau pesta rakyat yang melibatkan seluruh
komponen masyarakat, mulai dari tingkat pejabat hingga
masyarakat kecil dengan disuguhkan berbagai jenis
hiburan. Pada acara syukuran di Ruang Rapat Sangkareang,
Ketua Tim Penggerak PKK NTB Dra. Hj. Bq. Adnin Serinata,
memberikan nasi tumpeng pada sesepuh NTB, H. Gatot
Suherman.
Memaknai Kemerdekaan
Merayakan hari Kemerdekaan 17 Agustus
tidak harus dengan acara seremonial mengikuti upacara
bendera, tetapi bagaimana memaknai kemerdekaan dengan
memberikan sumbangan yang berarti bagi negara, seperti
dalam bentuk prestasi. Hal inilah yang diungkap oleh
Wali Kota Mataram, H. Moh. Ruslan, S.H., saat berpidato
pada upacara bendera 17 Agustus, kemarin.
Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI
diwarnai pula peristiwa pingsannya dua anggota
Paskibraka Kabupaten Dompu yang hendak dikukuhkan Wakil
Bupati Dompu di Pandopo Bupati Dompu, Rabu (16/8) malam.
Keduanya yaitu Ardianto Kurniawan siswa SMAN 2 Woja dan
Vivi Yulianti siswa MAN Kandai Dua Dompu.
Kedua anggota Paskibraka ini jatuh
pingsan setelah sebelumnya mengkonsumsi nasi tumpeng
yang disediakan rumah tangga Pendopo Bupati Dompu,
sebelum acara pengukuhan dilangsungkan.(ham/nti/ula)