Inggris
Cetak Gol
Tercepat
Frankfurt -
Diuntungkan
dengan gol
bunuh diri
Carlos Gamarra,
tim
nasional Inggris
akhirnya
memastikan kemenangan 1-0
atas Paraguay di
pertandingan
pertama Grup B,
Sabtu (10/6)
kemarin. Sayangnya,
kemenangan The Three Lions
justru tidak
mengesankan
mereka sebagai
tim
unggulan.
Wayne Rooney yang dikabarkan
telah sembuh
tak diturunkan
pada pertandingan
semalam.
Dalam
pertandingan itu,
Inggris memang
dominan di
babak pertama.
Keinginan
mengejar gol
tercepat akhirnya
tercapai di
menit ke-4.
Gol
kemarin juga
menandai gol
tercepat semenjak
dua hari
pelaksanaan Piala
Dunia 2006.
Pasalnya
gol pemain
Jerman Phillip
Lahm terjadi
pada menit
ke-6 saat melawan
Kosta Rika di
Grup A.

Sebuah
hadiah tendangan
bebas yang
dieksekusi oleh
kapten
tim David Beckham
berhasil
membuahkan gol.
Tendangan
keras Beckham
gagal diantisipasi
dengan sempurna
oleh bek
Gamarra dan
menembus
gawangnya sendiri yang
dikawal Justo
Villar.
Nasib
sial justru
menaungi Paraguay
setelah kiper
Villar harus
digantikan pada
sepuluh menit
kemudian.
Pasalnya
kiper klub
Newell Old Boys itu
salah
mengantisipasi bola yang membuatnya
cedera dan
digantikan kiper
Aldo Bobadilla.
Inggris
kemudian
mempertinggi tempo permainan
dan terus
menekan
pertahanan Paraguay.
Sayangnya,
sejumlah peluang
justru gagal
membuahkan gol.
Bahkan,
tembakan-tembakan
jarak jauh
dari Steven Gerrard
dan Frank Lampard
masih belum
mampu menembus
gawang
Paraguay.
Satu-satunya
peluang Paraguay
tercipta melalui Nelson Valdez.
Striker asal
Werder
Bremen
tersebut mendapat
peluang di
sisi kanan
gawang Paul Robinson.
Sayang
bola masih
melebar dan
belum mampu
menjebol gawang
Inggris.
Di
menit-menit awal
usai jeda
justru Paraguay yang
tampil lebih
baik.
Mengandalkan
daya dobrak
trio
Valdez,
Roque Santa Cruz,
dan Denis Caniza
beberapa kali
berhasil melewati
penjagaan
disiplin pertahanan
Inggris yang
digalang John Terry dan Rio
Ferdinand.
Penampilan
tidak tajam
lini depan
Inggris membuat
pelatih Sven-Goran
Eriksson menarik Michael Owen. Duet
Owen dan Peter Crouch
kehilangan banyak
kesempatan di
depan. Owen
kemudian
digantikan Stephen Downing.
Perubahan
tersebut ternyata
tidak banyak
mengubah pola
permainan Inggris.
Paraguay
tetap mampu
mengimbangi
perlawanan Inggris.
Menjelang
pertandingan
berakhir Inggris
mendapat satu
peluang lewat
Lampard.
Usahanya
masih dapat
ditepis oleh
kiper Bobadilla.
Sedangkan
usaha-usaha
Paraguay untuk
mencetak gol
malah sering
kandas di
kotak penalti
berkat pertahanan
ketat Inggris.
(rah/afp/rtr)