Rapat Efektif untuk Sekretaris
MBAK
Santi, saya Ratna. Saat ini saya bekerja sebagai sekretaris di
sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa komunikasi. Tiap
minggu kami selalu mengadakan rapat rutin mingguan untuk evaluasi
kerja kami. Bagaimana cara me-manage rapat agar bisa berjalan
dengan baik? Karena tiap kali rapat, ada saja kendala sehingga
tidak bisa berjalan sesuai waktu dan tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya.
Ratna
Kusumawati
Pedungan, Denpasar Selatan
Dalam kehidupan organisasi sering kita temui bahwa
acara rapat merupakan acara yang paling menyiksa. Hal ini
disebabkan, misalnya jam rapat sering molor, rapat sebagai ajang
saling menjatuhkan antar anggota organisasi, rapat sebagai ajang
aktualisasi diri tanpa toleransi dan sebagainya. Situasi semacam
ini jelas akan sangat mengganggu pencapaian maksud dan tujuan
rapat itu sendiri.
Sebagai sekretaris, rapat hendaknya dikelola dengan
baik, dan rapat berjalan dengan baik bila memenuhi kriteria
berikut.
- Tepat waktu dalam memulai rapat
- Agenda rapat dirumuskan atau disusun secara baik
- Tiap peserta saling menghargai pendapat yang
dikemukakan peserta lain. Inti dari komunikasi yaitu bahwa
komunikasi dapat berjalan lancar bila ada rasa saling menghargai
walaupun kita kurang setuju.
- Adanya partisipasi dari peserta rapat. Rapat
tidak akan berjalan bila peserta pasif, terutama untuk rapat yang
membutuhkan ide dari para peserta untuk memecahkan masalah atau
pengambilan suatu keputusan. Dengan demikian, peserta tidak hanya
sebagai pendengar yang baik, tetapi berpartisipasi dalam
mengemukakan pendapat atau suatu masalah yang dibicarakan dalam
rapat.
- Bersifat terbuka, dalam arti bersedia menerima
kritik dari peserta lain tanpa emosi, dan memberikan saran tanpa
harus memaksakan saran tersebut. Tidak melihat siapa yang
berbicara, tetapi tiap peserta mau mendengar pendapat orang lain.
- Tidak ada peserta yang terlalu dominan selama
pertemuan.
- Perdebatan bisa terjadi tanpa harus menjatuhkan
peserta yang lain atau emosi, namun saling melemparkan argumen
yang kuat tanpa menindas lainnya.
- Tiap argumen pertanyaan yang diajukan disampaikan
secara singkat, jelas dan lugas. Peserta lain akan bosan mendengar
uraian kita yang tak tentu arah tujuannya sehingga maksud yang
ingin disampaikan menjadi kabur.
- Pemimpin rapat dapat membimbing acara sampai pada
akhir rapat walaupun terjadi perdebatan atau pro kontra pendapat.
Pemimpin tidak boleh membiarkan keadaan seperti itu berlanjut,
namun harus dapat mengendalikan rapat sehingga masalah dapat
dipecahkan dengan baik atau dapat diambil suatu kesimpulan.
- Selalu ada kesimpulan. Untuk rapat yang bertujuan
memecahkan masalah atau mengambil suatu keputusan, harus ada
kesepakatan untuk mengakhiri rapat dengan kesimpulan yang diambil
berdasar argumen yang diajukan.
Ringkas
Secara ringkas syarat rapat yang baik dapat
terlihat dan ditentukan oleh unsur-unsur berikut ini:
1. Adanya pimpinan rapat yang mempunyai
kualifikasi.
2. Adanya anggota rapat yang berpartisipasi aktif.
3. Adanya notulis yang mampu membuat notulen rapat.
Mudah-mudahan bermanfaat. Bila kebetulan suatu saat
Anda dipercayakan untuk memimpin rapat, pahami dan hayati syarat
di atas agar rapat menjadi efektif dan berhasil.