kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Kliwon, 4 Desember 2006

 Debat


Pendidikan
Bali melalui Pasraman
Oleh
I Wayan Carma

JIKA benar terjadi ribuan  anak usia sekolah di Bali tidak mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal, hal tersebut tentu sangat menyedihkan. Apa yang akan terjadi pada masa depan mereka, jelas merupakan bayangan gelap, sedangkan banyak warga yang telah mengenyam pendidikan sampai sarjana pun masih bingung akan kepastian masa depannya. Jelas bayangan gelap akan menimpa Bali secara tidak langsung  tanpa kita sadari.

Apa solusinya? Menambah anggaran pendidikan jelas sangat susah karena harus menunggu DPRD baru setelah pemilu berikutnya, itu pun kalau pemerintah peka. Kalau solusi pemerintah tidak kunjung tiba, ada beberapa solusi yang seharusnya dikembangkan.

Alternatif pertama, jangka pendek dan relatif mudah, yaitu memaksimalkan kapasitas sarana pendidikan di semua jenjang. Contoh, jika yang tak tertampung itu adalah jenjang pendidikan SD, mungkin di SLTP dan SLTA bahkan di Perguruan Tinggi masih ada kapasitas. Jika yang kelebihan kapasitas adalah jenjang pendidikan lebih rendah, maka jenjang pendidikan yang lebih tinggi harus mengambil tanggung jawab untuk mengelola kelebihan kapasitas tersebut. Jika yang terjadi sebaliknya, di mana jenjang yang di bawahnya harus menampung jenjang di atasnya, maka dari segi sarana mungkin tidak masalah, tetapi ada sedikit harus ada penyesuaian pada tenaga pengajarnya. Untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar ini bisa dilakukan kerja sama dengan perusahaan, institusi sosial atau lembaga pemerintah agar memberikan sebagian kecil tenaganya untuk mengajar. Bila yang terjadi adalah ketidakmerataan antara jenjang pendidikan yang sama tetapi beda lokasi atau daerah, maka hal ini tentu tidak menjadi masalah, baik dari segi sarana maupun tenaga pengajar. Alternatif memaksimalkan kapasitas ini perlu koordinasi dan kerja sama yang baik mulai dari informasi kebutuhan, informasi sarana maupun tenaga pengajar. Akan bijaksana sekali kalau komando koordinasi ini segera diambil oleh Dinas Pendidikan.

Alternatif kedua, alternatif jangka menengah, yaitu dengan mengembangkan pusat-pusat pembelajaran atau pesraman model Bali. Konsep pasraman ini sebagai pusat pembelajaran non formal yang didirikan bertujuan untuk menampung umat yang ingin memperdalam agama dan budaya Bali, mendidik generasi  mempunyai emotion quotion dan spiritual quotion yang solid serta wawasan yang luas. Walaupun fokus utamanya adalah pengembangan keagamaan dan budaya, juga diselipkan pelajaran-pelajaran yang sesuai dengan kurikulum sekolah formal. Malah sejak dini sudah mulai dikembangkan pendidikan ekstra seperti bahasa Inggris, komputer dan ketrampilan seperti memasak, seni ukir dan lain sebagainya. Pasraman ini tidak saja untuk mereka yang tidak tertampung di sekolah formal, bagi mereka yang pagi hari mendapatkan pendidikan di sekolah formal pun bisa memanfaatkan pasraman ini. Konsep pasraman ini juga bertujuan dalam jangka panjang untuk memutus budaya judi warga Bali di pedesaan. Idealnya pasraman ini dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium bahasa, lab komputer dan jaringan internet. Siapa yang harus mendirikan pasraman ini? Pertama-tama mari kita gugah hati warga Bali yang telah sukses untuk menyisihkan sebagian dananya untuk diserahkan kepada orang yang punya idealis mengabdi ke dunia pendidikan. Jika model ini dianggap sukses selanjutnya pemerintah daerah lewat jawatan agamanya bersama dinas pendidikan bisa menggodok untuk mengembangkan konsep ini.

Jika kita sadar dan ingin generasi kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri, serta selangkah lebih maju mulai merambah dunia internasional, pemerintah daerah, para pemikir, dan para dermawan harus tergerak hatinya memikirkan konsep pendidikan bagi warga Bali ini. Jika tidak kita tinggal akan menjadi penonton, menyaksikan ekplorasi Bali. Semoga hati kita tergerak.

                                                                                                                                      

           I Wayan Carma

           Praktisi Human Resources Manajemen

           Pecinta Pendidikkan

           carma_central_learning@hotmail.com

                                         

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)