kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Kliwon, 4 Desember 2006

 Bali


Terima Jurnalis Asing  ....

Sudikerta: Bali Aman Dikunjungi

Denpasar (Bali Post) -
Enam orang jurnalis asing dari negara Asia-Pasifik, Sabtu (2/12) berkunjung ke Kabupaten Badung. Keenam jurnalis itu didampingi seorang staf dari Direktorat Informasi dan Media Departemen Luar Negeri, Kalista dan diterima langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta di Pura Taman Ayun, Mengwi.

Sudikerta mengharapkan para jurnalis yang berkunjung ke Bali ini agar dapat menulis atau mempublikasikan kondisi Bali dan Badung khususnya agar dunia internasional mengetahui kalau Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia aman untuk dikunjungi.

Turut hadir menerima kedatangan jurnalis tersebut Kadis Pariwisata I Made Subawa, Kadis Kebudayaan Putu Gede Sridana, Kabag Humas dan Protokol Putu Eka Merthawan, Sekretaris Camat Mengwi I Nyoman Suardana dan Perbekel Mengwi I Nyoman Yudayasa.

Di hadapan jurnalis asing, Wabup Ketut Sudikerta menjelaskan kondisi Badung saat ini. Secara geografis, Kabupaten Badung berbentuk keris. Badung memiliki luas wilayah 418,52 km2 dengan enam kecamatan yakni Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta, Kuta Selatan serta 16 kelurahan, 46 desa dinas dan 120 desa adat, dengan jumlah penduduk mencapai 350 ribu jiwa.

Sudikerta juga menyampaikan Badung terbagi menjadi tiga wilayah pembagunan yakni Badung Utara dengan prioritas pertanian dalam arti luas. Badung Tengah prioritas industri rumah tangga dan Badung Selatan prioritas pembangunan sektor pariwisata. Pendapatan asli daerah Badung kebanyakan bersumber dari pajak hotel dan restoran (PHR). Sebanyak 22 persen PHR itu disumbangkan ke enam kabupaten di Bali.

Sudikerta mengakui ledakan bom di Legian dan Jimbaran sangat berdampak buruk bagi pariwisata Bali khususnya Badung. Untuk memulihkan kondisi pariwisata pascabom, Pemkab Badung beserta seluruh lapisan masyarakat berupaya maksimal agar situasi tersebut dapat kembali kondusif. Upaya yang dilakukan Pemkab Badung yakni promosi pariwisata serta mengarahkan event-event bertarap nasional maupun internasional agar dilaksanakan di Badung. Di samping itu demi keamanan daerah pariwisata, Pemkab juga telah membangun security check di pintu masuk daerah pariwisata seperti Kuta dan Kuta Selatan.

Upaya itu telah dapat memulihkan kembali kondisi keamanan dan kenyamanan pariwisata. Ini dapat diukur dari kunjungan wisatawan ke Badung serta tingkat hunian hotel. Tingkat hunian hotel mencapai 55 persen dibanding sebelumnya yang hanya 30 persen. Wisatawan yang paling banyak berkunjung ke Badung yakni Jepang, Taiwan, Australia, Malaysia, Korea Selatan. (08/adv)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)