Terima Jurnalis Asing ....
Sudikerta: Bali Aman Dikunjungi
Denpasar (Bali Post) -
Enam orang jurnalis asing dari negara Asia-Pasifik,
Sabtu (2/12) berkunjung ke Kabupaten Badung. Keenam
jurnalis itu didampingi seorang staf dari Direktorat
Informasi dan Media Departemen Luar Negeri, Kalista dan
diterima langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta
di Pura Taman Ayun, Mengwi.
Sudikerta mengharapkan para jurnalis yang berkunjung ke
Bali ini agar dapat menulis atau mempublikasikan kondisi
Bali dan Badung khususnya agar dunia internasional
mengetahui kalau Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia
aman untuk dikunjungi.
Turut hadir menerima kedatangan jurnalis tersebut Kadis
Pariwisata I Made Subawa, Kadis Kebudayaan Putu Gede
Sridana, Kabag Humas dan Protokol Putu Eka Merthawan,
Sekretaris Camat Mengwi I Nyoman Suardana dan Perbekel
Mengwi I Nyoman Yudayasa.
Di hadapan jurnalis asing, Wabup Ketut Sudikerta
menjelaskan kondisi Badung saat ini. Secara geografis,
Kabupaten Badung berbentuk keris. Badung memiliki luas
wilayah 418,52 km2 dengan enam kecamatan yakni Petang,
Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta, Kuta Selatan serta
16 kelurahan, 46 desa dinas dan 120 desa adat, dengan
jumlah penduduk mencapai 350 ribu jiwa.
Sudikerta juga menyampaikan Badung terbagi menjadi tiga
wilayah pembagunan yakni Badung Utara dengan prioritas
pertanian dalam arti luas. Badung Tengah prioritas
industri rumah tangga dan Badung Selatan prioritas
pembangunan sektor pariwisata. Pendapatan asli daerah
Badung kebanyakan bersumber dari pajak hotel dan
restoran (PHR). Sebanyak 22 persen PHR itu disumbangkan
ke enam kabupaten di Bali.
Sudikerta mengakui ledakan bom di Legian dan Jimbaran
sangat berdampak buruk bagi pariwisata Bali khususnya
Badung. Untuk memulihkan kondisi pariwisata pascabom,
Pemkab Badung beserta seluruh lapisan masyarakat
berupaya maksimal agar situasi tersebut dapat kembali
kondusif. Upaya yang dilakukan Pemkab Badung yakni
promosi pariwisata serta mengarahkan event-event
bertarap nasional maupun internasional agar dilaksanakan
di Badung. Di samping itu demi keamanan daerah
pariwisata, Pemkab juga telah membangun security check
di pintu masuk daerah pariwisata seperti Kuta dan Kuta
Selatan.
Upaya itu telah dapat memulihkan kembali kondisi
keamanan dan kenyamanan pariwisata. Ini dapat diukur
dari kunjungan wisatawan ke Badung serta tingkat hunian
hotel. Tingkat hunian hotel mencapai 55 persen dibanding
sebelumnya yang hanya 30 persen. Wisatawan yang paling
banyak berkunjung ke Badung yakni Jepang, Taiwan,
Australia, Malaysia, Korea Selatan.
(08/adv)