Pengurus
INTI Dilarang
Berpolitik
Praktis
Denpasar
(Bali
Post) -
Perhimpunan
Indonesia Tionghoa (INTI)
Propinsi Bali
terbentuk.
Organisasi
itu
dikomandani Cahaya
Wirawan
Hadi (ketua)
dan
Sudiarta Indrajaya,
S.E. (sekretaris).
Ketua
Dewan Pembina INTI
dipercayakan
kepada Ir.
Frans B.
Siswanto, M.M.
Frans
B. Siswanto,
Cahaya
Wirawan Hadi
dan
Sudiarta Indrajaya
mengatakan INTI Bali
merupakan
organisasi
sosial
kemasyarakatan nonpartisan.
Karena
itu
para pengurus INTI
dilarang
berpolitik
praktis.
Keanggotaannya
bersifat
terbuka.
Artinya,
anggota
organisasi ini
tidak
terbatas hanya
di
kalangan keturunan
Tionghoa,
tetapi
juga masyarakat yang
setuju
dengan AD/ART INTI. ''Organisasi
ini
berasaskan Pancasila
dan
berlandaskan nasionalis,''
kata
mereka seusai
rapat
pemantapan struktur
INTI Propinsi Bali 2006-2009
di
Denpasar, Minggu
(3/12) kemarin.
Kegiatan
itu
dihadiri sekitar 300
orang.
Menurut
Frans,
selama ini
sejatinya
banyak
pengusaha keturunan
Tionghoa
ingin
berbuat sesuatu
bagi
bangsa dan
negara.
Tetapi
terkadang
mereka
bergerak masing-masing,
karena
belum memiliki
wadah yang formal.
Melalui
organisasi
ini
diharapkan para
pengusaha
mampu
lebih meningkatkan
peran
sertanya dalam
membangun
Bali.
Di
Bali, kata
Frans,
memang sudah
ada
Himpunan Pengusaha
Bali Peduli
Tanah Air yang
berdiri 1997
silam.
Banyak
gerakan moral
di
bidang sosial
telah
dilakukan bersama
berbagai
komponen
masyarakat.
Hal itu
dibenarkan
Cahaya
Wirawan Hadi.
Bahkan,
sempat
mengirim ambulans
ke Aceh
saat
peristiwa tsunami dan
mengumpulkan
sumbangan
bagi
masyarakat Bantul
saat
gempa dan
tsutami.
Sementara
itu
pengurus INTI di
antaranya
Ketua
Dewan Pembina dipercayakan
kepada
Frans B. Siswanto,
Ketua
Dewan Pakar Prof. Dr.
Ir. Sulistyawati, M.S.,
Ketua
Dewan Kehormatan
Erlina Kang,
Ketua
Dewan Penasihat H.
Setiawan,
Ketua
Cahaya Wirawan
Hadi,
Sekretaris Sudiarta
Indrajaya,
Bendahara
Milanda,
Wakil
Ketua I Hendra
Pangestu,
Wakil
Ketua II Sutikno
Wibowo,
Wakil Ketua III
Budi
Pangalela dan
Wakil
Ketua IV Handoyo.
Para
pengurus INTI
akan
dilantik 28
Januari 2007
mendatang.
(08/adv)