kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Kliwon, 4 Desember 2006

 Bali


Lomba Menggambar Wajah Tokoh Nasional  -----
"Soekarno" dan "Megawati" Pikat Hati Juri
 

FIGUR presiden pertama RI Ir. Soekarno dan putrinya Megawati Soekarnoputri tampaknya masih jadi idola anak-anak Indonesia. Pada lomba "Menggambar Wajah Tokoh Nasional" yang digelar Koran Tokoh di Gedung Pers Bali Ketut Nadha (Bali TV), Minggu (3/12) kemarin, dua tokoh nasional itu banyak dipilih oleh peserta sebagai model lukisan. Tokoh nasional lainnya yang juga "laris" di antaranya Imam Bonjol, I Gusti Ngurah Rai, R.A. Kartini, W.R. Supratman dan Hasanudin. Sementara tokoh nasional yang masih hidup terkesan kurang "diminati" peserta. Hanya ada Megawati Soekarnoputri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Hamzah Haz.

Lomba menggambar serangkaian peringatan Sewindu Koran Tokoh ini melibatkan 32 orang pelukis cilik yang dikelompokkan ke dalam Kategori A (kelas 1-3 SD) dan Kategori B (kelas 4-6 SD). Pada Kategori B, tim juri yang berintikan Gus Martin, Jango Pramartha dan Syam Kelilauw menetapkan Mutia Bunga Rosalina sebagai juara I. Pelukis cilik wanita ini sukses "memindahkan" wajah tampan Soekarno ke atas kertas gambarnya. Meskipun "miskin" warna (hitam putih-red), lukisan Soekarno karya Mutia tampak sangat hidup, ekspresif dan berkarakter serta mirip dengan foto yang dijadikan model lukisan.

"Lukisan Soekarno ini sangat kuat. Sket bagus, karakter tokoh tertangkap dengan jelas, teknik tebal-tipis dan gelap-terangnya juga sangat mantap. Keistimewaan lainnya, pelukisnya juga berani bermain-main dengan ruang. Sebuah perpaduan teknik yang sebenarnya sangat sulit dikuasai oleh anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar," kata Gus Martin.

 

Pemenang Lomba

 

Mutia Bunga Rosalina menyisihkan "Hasanudin" karya Komang Ayu Savitri yang harus puas bercokol di peringkat II. Sementara juara III, harapan I, II dan III masing-masing diraih Putu Nanda Christy Dio Vidantika (Cut Nyak Meutia), Yuni Karunia Surya (Si Singamangaraja), Ni Luh Ayu Pradnyani (Soekarno) dan Putu Satria Wibawa (Pangeran Diponegoro).

Pada Kategori A, ada dua karya yang begitu memikat hati tim juri yakni "Supriyadi" karya Yeye Pranata dan "Megawati" karya Desak Putu Bunga Raditya. Untuk ukuran bocah dengan usia di bawah 10 tahun, kedua pelukis cilik itu cukup berhasil menangkap karakter tokoh yang dijadikan model lukisan. Setelah berulang kali mengamati kedua lukisan, tim juri akhirnya memutuskan "Supriyadi" karya Yeye Pranata sebagai juara I disusul "Megawati" karya Desak Bunga Raditya di peringkat II. Sedangkan juara III, harapan I, II dan III diraih Ayu Hartadewi (Imam Bonjol), Tabitha Winarto (W.R. Supratman), I Putu Rahabistara (Soekarno) dan Annisya Az-Zahra (Susilo Bambang Yudhoyono).

Selain Lomba Menggambar Wajah Tokoh Nasional, Koran Tokoh juga menggelar "Wajah Fotogenik di Balik Lensa Koran Tokoh 2006" dan "Kejuaraan Catur Terbuka Khusus Wanita". Minggu kemarin, penyerahan hadiah untuk para pemenang lomba sudah dilakukan oleh Nyonya Satria Naradha dan Pemred Tokoh Widminarko di Ruang Sumpah Palapa Bali TV. (ian)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)