Lomba Menggambar Wajah Tokoh Nasional -----
"Soekarno" dan "Megawati" Pikat Hati Juri
FIGUR
presiden pertama RI Ir. Soekarno dan putrinya Megawati
Soekarnoputri tampaknya masih jadi idola anak-anak
Indonesia. Pada lomba "Menggambar Wajah Tokoh Nasional"
yang digelar Koran Tokoh di Gedung Pers Bali Ketut Nadha
(Bali TV), Minggu (3/12) kemarin, dua tokoh nasional itu
banyak dipilih oleh peserta sebagai model lukisan. Tokoh
nasional lainnya yang juga "laris" di antaranya Imam
Bonjol, I Gusti Ngurah Rai, R.A. Kartini, W.R. Supratman
dan Hasanudin. Sementara tokoh nasional yang masih hidup
terkesan kurang "diminati" peserta. Hanya ada Megawati
Soekarnoputri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan
Hamzah Haz.
Lomba menggambar serangkaian peringatan Sewindu Koran
Tokoh ini melibatkan 32 orang pelukis cilik yang
dikelompokkan ke dalam Kategori A (kelas 1-3 SD) dan
Kategori B (kelas 4-6 SD). Pada Kategori B, tim juri
yang berintikan Gus Martin, Jango Pramartha dan Syam
Kelilauw menetapkan Mutia Bunga Rosalina sebagai juara
I. Pelukis cilik wanita ini sukses "memindahkan" wajah
tampan Soekarno ke atas kertas gambarnya. Meskipun "miskin"
warna (hitam putih-red), lukisan Soekarno karya Mutia
tampak sangat hidup, ekspresif dan berkarakter serta
mirip dengan foto yang dijadikan model lukisan.
"Lukisan
Soekarno ini sangat kuat. Sket bagus, karakter tokoh
tertangkap dengan jelas, teknik tebal-tipis dan
gelap-terangnya juga sangat mantap. Keistimewaan lainnya,
pelukisnya juga berani bermain-main dengan ruang. Sebuah
perpaduan teknik yang sebenarnya sangat sulit dikuasai
oleh anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar," kata
Gus Martin.
Pemenang Lomba
Mutia Bunga Rosalina menyisihkan "Hasanudin" karya
Komang Ayu Savitri yang harus puas bercokol di peringkat
II. Sementara juara III, harapan I, II dan III
masing-masing diraih Putu Nanda Christy Dio Vidantika
(Cut Nyak Meutia), Yuni Karunia Surya (Si Singamangaraja),
Ni Luh Ayu Pradnyani (Soekarno) dan Putu Satria Wibawa (Pangeran
Diponegoro).
Pada Kategori A, ada dua karya yang begitu memikat hati
tim juri yakni "Supriyadi" karya Yeye Pranata dan
"Megawati" karya Desak Putu Bunga Raditya. Untuk ukuran
bocah dengan usia di bawah 10 tahun, kedua pelukis cilik
itu cukup berhasil menangkap karakter tokoh yang
dijadikan model lukisan. Setelah berulang kali mengamati
kedua lukisan, tim juri akhirnya memutuskan "Supriyadi"
karya Yeye Pranata sebagai juara I disusul "Megawati"
karya Desak Bunga Raditya di peringkat II. Sedangkan
juara III, harapan I, II dan III diraih Ayu Hartadewi
(Imam Bonjol), Tabitha Winarto (W.R. Supratman), I Putu
Rahabistara (Soekarno) dan Annisya Az-Zahra (Susilo
Bambang Yudhoyono).
Selain Lomba Menggambar Wajah Tokoh Nasional, Koran
Tokoh juga menggelar "Wajah Fotogenik di Balik Lensa
Koran Tokoh 2006" dan "Kejuaraan Catur Terbuka Khusus
Wanita". Minggu kemarin, penyerahan hadiah untuk para
pemenang lomba sudah dilakukan oleh Nyonya Satria
Naradha dan Pemred Tokoh Widminarko di Ruang Sumpah
Palapa Bali TV. (ian)