Seni
Ukir
Dapat Pengaruh
dari
Belanda
Jika
bicara
soal
pengaruh-mempengaruhi,
Buleleng sesungguhnya
punya
karakter yang khas
dalam
dunia kesenian
termasuk
dalam
soal seni
rupa.
Suma Argawa
menjelaskan,
seni
rupa Buleleng,
termasuk
seni
lukis murni,
punya
ciri kebebasan yang
amat
tinggi.
Bebas
dipengaruhi
dan
bebas pula mempengaruhi.
Dalam
seni
ukir, misalnya,
Buleleng
mendapat
pengaruh
besar
dari Belanda.
Ini
dibuktikan
dengan
ukiran
di
Pura Meduwe
Karang.
Sehingga
dalam
seni rupa
Buleleng
mempunyai
karakter yang
berbeda
dengan
daerah lain.
Jika
alirannya ekspresionis,
karya
seniman Buleleng
akan
menjadi
ekspresionis
khas
Buleleng.
Kalau
aliran yang
dianut
surealis
maka yang
tampil
adalah
surealis yang
atraktif,
terkesan
agak
garang dan liar.
Menurut
Argawa,
bentuk-bentuk
kebebasan
seni
rupa Buleleng
inilah yang
banyak
mempengaruhi
seniman
perupa
masa
kini, seperti Made
Wianta
dan
Nyoman Gunarsa.
Dua
perupa
itu
bahkan disebut-sebut
sangat
kagum
terhadap seni
ukir
dan patung
Buleleng
dan
sangat mempengaruhi
karya-karya
lukisnya.
Bahkan,
Sudyatmaka
menyebutkan,
banyak
peninggalan
benda
seni rupa
tradisional
Buleleng
menghiasi Museum
Gunarsa
di
Klungkung. (ole)