kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 13 Agustus 2005

 Bali


Kelompok
Sembilan segera Dilimpahkan ke Kejaksaan 

Denpasar (Bali Post) -
Kelompok
Sembilan -- warga Australia yang terlibat kasus 8,3 kg heroin -- dipastikan segera menjadi tahanan kejaksaan. Penyidikan yang dilakukan Polda Bali sudah rampung, dan sesuai rencana pelimpahan para tersangka dan barang bukti (BB) akan dilakukan Senin (15/8) lusa.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. AS Reniban membenarkan Kelompok 9 segera meninggalkan status tahanan polisi. Seluruh berita acara pemeriksaan (BAP) sembilan warga Australia itu dinyatakan sudah lengkap. Informasi dari kejaksaan yang diterima penyidik, BAP Kelompok 9 telah memenuhi syarat -- P-21. ''Kalau tak ada halangan, Senin lusa akan diserahkan ke kejaksaan. Pelimpahan tahap kedua ini menyangkut semua tersangka dan BB,'' tegasnya Jumat (12/8) kemarin.

Sembilan warga Australia yang ditangkap polisi 17 April 2005  itu dijerat pasal mematikan. Mereka kini dititipkan di LP Kerobokan lantaran ruang tahanan Mapolda Bali penuh dengan tersangka kasus judi. Empat tersangka yang tergabung dalam Gang Bandara -- Eric Martin, Renae Lawrence, Michael William Czugat, dan Antonhy Scoot -- lebih dulu dipindah ke LP. Kelompok Melasti -- Myuran Sukumaran, Than Dhuc Nguyen, Norman James, dan Shi Yi Chen bersama Andrew Chan -- meninggalkan tahanan polisi, Senin (1/8) lalu.

 

Tukang Cuci Mobil

Tersangka Andrew Chan termasuk paling ramai dikejar wartawan asing. Siapakah pria berkaca yang dijuluki godfather kasus 8,3 kg heroin itu? Lahir di Sydney, 12 Januari 1984, Andrew Chan merupakan anak keempat (bungsu-red) dari pasangan Ken Yock Chan dan Helen Chan. Dia punya tiga kakak, masing-masing Michael Chan, Francis Chan, dan Mary Chan. Andrew drop out di SMA, dan pernah bekerja jadi tukang cuci mobil.

Tahun 2002, dia keluar dari sekolah gara-gara punya masalah. Andrew Chan bekerja di McDonal di tengah kesibukan menimba ilmu di High School.

Akhir tahun 2000 ia diterima sebagai karyawan AC & T, dan pada 2001 menjadi tukang cuci mobil merangkap mekanik di perusahaan Holden. Akhir tahun 2002 bekerja di Recom, dan Andrew Chan sempat menjadi pegawai Compass Eurest sebelum diringkus pasukan Dit. Narkoba Polda Bali, 17 April 2005.

Saat menjalani pemeriksaan enam jam, Rabu (4/5) lalu, pria berdarah Cina itu mengaku hanya jadi kurir. Andrew Chan disuruh bule wanita mengantar koper berisi heroin untuk Myuran Sukumaran.

 Saat Polda menangkap Kelompok 9, bule keturunan Asia itu menginap di Sea View Hotel, Jalan Pantai Kuta. Andrew Chan pun mengambil koper di Sea View Hotel. (kmb 10)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)