kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 13 Agustus 2005

 Bali


Bebotoh
Gianyar Himpun Kekuatan 

BEBOTOH tajen di Gianyar kini menghimpun kekuatan. Mereka yang berasal dari Kecamatan Payangan, Sukawati, Ubud, dan Blahbatuh belum lama ini melakukan rapat penggalangan kekuatan untuk mempertanyakan solusi, terkait penghidupan mereka yang dipotong dari pemberantasan tajen.

Bahkan, sekitar 20 bebotoh mendatangi kantor LSM GARPPAR. Mereka berencana akan menggelar aksi damai ke gedung DPRD Gianyar dan kepada pihak eksekutif.

Terkait dengan itu, Ketua Garda Penerus Perjuangan Aspirasi Rakyat Gianyar (GARPPAR) Ngakan Rai yang ditemui di kantornya Jumat (12/8) siang kemarin mengakui kedatangan beberapa bebotoh. Menurut Ngakan Rai, mereka datang dan menyampaikan aspirasinya mengenai kehidupan mereka yang dirasakan terpotong akibat penertiban tajen. ''Sejumlah bebotoh dari kecamatan bahkan telah menghubungi LSM sekaligus meminta saya menjadi mediator untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan pihak terkait,'' jelasnya.

Menurut Rai, bebotoh ingin menyampaikan aspirasi dan dicarikan solusi terbaik atas pemotongan yang terkesan arogan. ''Mereka yang belum siap untuk mencari penghasilan lain tidak bisa hidup,'' tambah Rai.

Saat ini, para bebotoh di empat kecamatan, Sukawati, Ubud, Blahbatuh, dan Payangan, telah melakukan konsolidasi. Mereka siap turun ke jalan, masing-masing dengan mengajak 500 orang. Di samping itu, para pedagang kecil yang selama ini mengais rezeki dari berjualan di tajen juga ikut. ''Kami mau menjadi mediator sepanjang aksi yang dilakukan tidak anarkis. Mereka kan hanya menyampaikan aspirasi,'' jelasnya Rai. (dar)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)