kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Paing, 10 April 2005 tarukan valas
 

SISIPAN


Ragam
Khasiat Gaib Benalu

Jika les merupakan bagian dari (kayu) suatu tumbuhan, maka ada lagi yang disebut kepasilan atau benalu. Kepasilan ini ada pada tumbuhan tertentu, namun bukan merupakan bagian dari tumbuhan itu sendiri. Tetapi karena ia berada pada tumbuhan tersebut, maka pada akhirnya orang menyebutnya sebagai kepasilan dari tumbuhan yang ditumpanginya.

---------

BENALU atau kepasilan memiliki kekuatan gaib yang banyak dipakai sebagai bahan ramuan obat tradisional. Pun dalam dunia spiritual, kepasilan juga dimanfatkan sebagai sarana penyembuhan.

Kepasilan tiying (bambu) memiliki kekuatan untuk membersihkan diri dari 40 cuntaka atau kesalahan. Mereka yang sudah melakukan upacara pembersihan diri biasanya memiliki pantangan-pantangan tertentu, seperti tidak boleh makan daging sapi, tak boleh berkata-kata yang tidak baik, tidak boleh berjalan di bawah jemuran pakaian, dll. Nah, jika hal itu sampai terjadi tanpa disadari, maka itu bisa meredupkan yoni yang ada dalam diri orang bersangkutan. Agar yoni tersebut dapat hidup kembali, maka dilakukan  pembersihan dengan memakai air wangsuhan dari kepasilan tiying.

Kepasilan tiying juga biasa dipakai sebagai minyak reratusan oleh penekun spiritual. Caranya, dengan menggorengnya bersama minyak kelapa tertentu. Konon minyak tersebut nantinya akan memiliki seratus kegunaan.

Ada cerita yang berkembang di masyarakat, konon kepasilan tiying ini dapat menghidupkan apa pun yang sudah mati. Cerita yang paling heboh adalah cerita tentang seorang pedagang ikan pindang yang membawa sebakul pindang ke pasar. Saat berjalan, tanpa disadarinya ia melintas di bawah rumpun bambo yang ditumbuhi kepasilan. Beberapa saat kemudian ikan-ikan pindang itu berubah menjadi ikan hidup. Tentu saja cerita ini hanya rekaan saja yang tujuannya untuk menegaskan bahwa les tiying memiliki kekuatan untuk menghidupkan. "Hanya untuk menghidupkan yoni dalam tubuh seseorang, bukan menghidupkan orang atau hewan yang sudah mati," jelas Pande I Gede Putu Setia Gunawan, seorang penganut spiritual.

Kepasilan kelor juga memiliki kekuatan gaib yang hampir sama dengan les-nya. Kepasilan kelor dapat dipakai alat mengobati orang yang terkena penyakit bebainan, cerongcong polo, dan sebagainya. Caranya, dengan memukul-mukulkan kepasilan kelor tersebut ke tubuh si sakit, selanjutnya kepasilan dibakar dan di-dudus-kan pada telapak kaki si sakit. Tujuannya, mengeluarkan penyakit tersebut dari dalam tubuh si sakit lewat bagian kaki.

Jika kepasilan kelor itu dicampur dengan minyak kelapa tertentu dan kemudian digoreng, maka minyak itu dapat dipakai mengobati orang kena cetik buatan manusia. Caranya, dengan meminum minyak itu beberapa tetes dan juga dioleskan pada bagian pusar dan perut si sakit. Di samping itu, kepasilan kelor jika dicampur dengan bahan-bahan tertentu akan dapat dipakai sebagai salah satu alat kekebalan.

Tumbuhan lainnya yang juga kepasilan-nya berkekuatan gaib adalah kepasilan liligundi. Kepasilan liligundi dan kepasilan tiying memang memiliki kelainan kalau dibandingkan dengan kepasilan lainnya. Kalau kepasilan lainnya dibawa ke tumbuhan lain lewat seekor burung, maka kepasilan tiying dan kepasilan liligundi berasal dari kama (air mani) ular saat berhubungan. Kepasilan liligundi, di samping berfungsi sebagai penyepuhan dari kesebelan, juga berfungsi sebagai pemunah kekebalan dan salah satu alat kekebalan.

Kepasilan lainnya yang juga jarang ditemukan namun memiliki kekuatan gaib yang dahsyat adalah kepasilan jepun. Untuk mendapatkan kepasilan ini memang diakui oleh banyak penekun spiritual tergolong sangat sulit. Malahan, sering kali kepasilan jepun tidak bisa terlihat oleh orang biasa walaupun keberadaannya dekat dengan mereka. Konon tumbuhan-tumbuhan semacam itu dijaga oleh mahluk-mahluk halus, dan merekalah yang sebenarnya menutupi pandangan manusia. Kalau kemudian beberapa orang penekun spiritual dapat melihatnya, maka itu karena ada yang menunjukkannya saat bermimpi atau saat bersemadi.

Kepasilan jepun memiliki kekuatan untuk mengobati orang yang terkena upas buatan manusia atau karena dibawa binatang. Caranya, dengan mengoleskan minyak olahan dari kepasilan tadi ke tubuh si sakit. Cara lainnya, dengan mengambil air asaban (gosokan) dari kepasilan jepun tersebut, kemudian dicampur garam dapur sedikit, lalu oleskan ke seluruh tubuh. Cara lainnya, menambahkan lagi campuran tadi dengan pamor penginangan (kapur sirih), atau bisa juga air ludah penginangan.

Kepasilan santen memiliki kegunaan sebagai pangetis-ngetis -- menenangkan hati yang sedang bingung. Caranya, dengan mengoleskan air asaban kepasilan santen itu ke wajah dan seluruh tubuh. Kalau kepasilan santen ini diolah menjadi minyak, maka minyak itu dapat diminum beberapa tetes. Kepasilan cendana berfungsi untuk menyembuhkan luka dalam karena mengalami kecelakaan, misalnya. Caranya, dengan meminum air asaban dari kepasilan cendana itu. Tentu saja diminum beberapa kali agar luka tersebut menjadi sembuh.

Kepasilan plawa (kayu mas) juga memiliki kekuatan gaib sebagai penyengker pawakan atau pemagar diri. Caranya, dengan mengusapkan air asaban-nya ke seluruh tubuh atau meminum minyaknya (kalau diolah menjadi minyak) beberapa tetes. Diyakini dengan cara begini tubuh pemakainya akan terpagari dari serangan black magic.

Lalu, kepasilan delima adalah kepasilan yang mungkin paling mudah dicari. Ada banyak fungsi yang dimilikinya di antaranya sebagai obat mata merah. Caranya, dengan meneteskan air asaban dari kepasilan delima itu ke mata, atau dengan meminum minyaknya beberapa tetes. Daun kepasilan delima juga sering dipakai sebagai teh untuk menyembuhkan kanker.

 Kepasilan jeruk nipis adalah salah satu kepasilan yang sering dipakai sebagai obat sakit perut mules-mules. Air asaban-nya dipakai sebagai obat pengendor sakit amandel.

Kepasilan lainnya yang juga memiliki kekuatan gaib namun jarang ditemui adalah kepasilan waru. Kepasilan yang unik ini banyak diminati karena memiliki keampuhan sebagai penyeseh atau mempermudah kelahiran bayi dari rahim seorang ibu. Caranya, dengan meminum air asaban-nya atau meminum beberapa tetes minyak dari olahan kepasilan waru itu. Di samping diminum, minyak tersebut juga diusapkan di perut sang ibu hamil.

 * gung man

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com