kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 19 Pebruari 2005

 Ekonomi


Cerah
, Prospek Properti 2005 

Denpasar (Bali Post)-
Membaiknya
roda perekonomian Bali setahun belakangan ternyata berimbas pula pada sektor propertinya. Bahkan diperkirakan prospek sektor ini pada tahun 2005 akan lebih baik lagi. Demikian dikemukakan Direktur 18 Jaya Property, I Gede Putu Setiawan yang didampingi Marketing Supervisor Agung Oka, Public Relations Cindy dan Property Consultant AA. Jaya Putra, SH di Bali Mall Galeria, Jumat (18/2) kemarin.

Setiawan yang dijumpai dalam pameran yang digelar selama 10 hari (18-27 Februari) tersebut mengatakan sekarang ini pertumbuhan permintaan properti terutama rumah hunian di Bali, cukup baik. Meski dia mengaku tidak mengetahui angka persis berapa pertumbuhan tersebut, penjualan properti meningkat cukup tajam. ''Saya tidak tahu persentase pertumbuhan sejauh ini, namun dilihat dari angka penjualan properti yang meningkat berarti memang ada pertumbuhan signifikan dalam permintaan,'' katanya.

Dikatakan Setiawan, di tengah ketatnya persaingan penjualan properti dewasa ini terdapat beberapa hal yang perlu dipikirkan pengembang. Salah satunya yang dinilai Setiawan cukup memegang peranan adalah lokasi perumahan tersebut. Dia menekankan pentingnya lokasi yang strategis untuk menarik minat pelanggan. Properti merupakan investasi sekaligus bisnis yang menguntungkan jika pemilihan lokasinya benar-benar strategis.

''Pelanggan lebih mementingkan lokasi dibandingkan harga dan bentuk rumah. Bila lokasinya sudah strategis pasti akan banyak peminatnya, seperti perumahan yang saat ini sedang kami tawarkan yaitu Green Kori Village (GKV) yang berlokasi di Banjar Semer, Kerobokan, Kuta dan Soputan Surya Regency (SSR). Kedua perumahan ini cukup banyak peminatnya bahkan untuk SSR sudah terjual sekitar 95 persen,'' paparnya.

Agung Oka mengimbuhi, pertumbuhan permintaan juga ditunjang makin ekspansifnya bank menyalurkan kredit properti. Bahkan agresifitas bank ini sangat membantu pengembang dan konsumen yang memang benar-benar membutuhkan rumah hunian. ''Bank saat ini sangat ekspansif menawarkan kredit properti dengan bunga yang cukup bersaing sehingga permintaan juga makin besar,'' jelasnya. Dia mengaku optimis prospek properti ke depan masih akan cerah mengingat perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer. (kmb18)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)