Penyedia Paspor Hambali
Ditangkap
Bangkok-
Polisi
Thailand
menangkap
seorang warga
Bangladesh
, Kamis
(6/1) kemarin. Ia
dituduh telah
menyediakan paspor
palsu kepada
tersangka teroris
kelas satu
di Asia, Hambali.
Hoque
Sindik (40), ditangkap
di sebuah
restoran di
pusat kota
Bangkok dengan tuduhan
telah menyediakan
paspor palsu
untuk Hambali.
Ia juga
mengungkap jaringan
penyelundupan manusia
ke Thailand, laporan
harian the Nation.
Kolonel
polisi Chote
Kuldilok mengatakan
bahwa tersangka
telah mengakui
untuk membuatkan
paspor palsu
untuk Hambali
di tahun
yang sama saat
ia.
Polisi
Indonesia mengatakan Hambali
adalah seorang
anggota kunci
dari kelompok
Jamaah Islamiyah
(JI) yang berhubungan dengan
jaringan al-Qaeda.
JI disalahkan
untuk serangkaian
serangan bom
di Indonesia, termasuk
bom Bali pada
Oktober 2002 yang menewaskan
202 orang. Hambali
kini berada
di tangan
AS sejak ia
ditangkap di
Ayutthaya sebelah
Utara Bangkok, Agustus
2003.
Chote mengatakan
jaringan itu
menggunakan paspor
palsu yang disediakan
oleh Sindik
untuk menyelundupkan
orang-orang Cina,
India dan Bangladesh menuju
negara ketiga
lewat Thailand.
Harian
tersebut mengatakan
Sindik mengambil
ongkos sekitar
5.000 baht (127 dolar) sampai
50.000 baht untuk sebuah
paspor palsu,
biaya tersebut
tergantung dari
tingkat kesulitan
untuk memalsukan
dokumen.
Polisi saat
ini belum
bisa diminta
keterangannya lebih
lanjut mengenai
kasus ini.
(ton/afp)