Fisik
Pesilat Bali masih Lemah
Uji Coba Lawan Singapura
Denpasar
(Bali Post) -
Tim pencak silat Pra-PON Bali mendapat kesempatan latih
tanding melawan tim SEA Games Singapura di GOR Ngurah Rai,
Denpasar, Rabu (2/7) kemarin. Bali menang 7-6 di bagian
putra dan 5-1 di putri.
Keunggulan pesilat
Bali karena didukung teknik yang lebih dari tim tamu yang
telah dipersiapkan sejak tahun lalu. ''Fisik anak-anak
rata-rata lemah, jauh kalah dari Singapura. Kacaunya
jadwal pelatihan membuat pesilat tidak bisa berlatih
secara teratur,'' kilah pelatih silat Bali Bagus Ketut
Dani didampingi kedua rekannya, Ketut Mardi dan Nengah
Sukama. Ketua rombongan silat Singapora Sheik Alauddin R.
Yaccoob menilai uji coba melawan tim Bali sangat
bermanfaat buat asuhannya untuk meningkatkan pengalaman
tanding menjelang SEA Games. ''Pesilat Bali
tangguh-tangguh,'' ungkapnya. Sebelumnya, pesilat
Singapura uji coba melawan tim Banten, DKI, DIY, dan Jatim.
Singapora menurunkan
pesilat andalannya Abdul Kadir Ibrahim di kelas H, namun
dengan mudah dibekuk Nyoman Widarta. Sementara pesilat
tangguh Bali IB Manuaba yang tampil di kelas A harus
mengakui keunggulan Mohamad Faizal. Kemenangan Bali
lainnya direbut Made Suwiwa atas Moh. Irwan, Nova
menumbangkan Syah Al Fatuh, Agus Tantra mengatasi Iskandar
Ali, Lastiana menekuk Moh. Sulfakar dan Buda Astawa
munggul atas Moh Ridwan.
Di bagian putri
satu-satunya pesilat Bali yang kalah adalah Dewi Susanti
dari Sudeah. Lima lainnya membukukan kemenangan, yakni
Tamara mengatasi Suzie di kelas A, Kadek Parwati
menumbangkan Suziana, Suparniti membekuk Nor Leha (kelas
D), Inten mengalahkan Fajariah (kelas E) dan Made Wahyuni
mengatasi Amalisa Bakri (kelas F). Tiga pesilat Bali
lainnya, Nyoman Yamadhiputra, Made Menik Dwi Damayanti dan
Komang Ariati, absen lantaran mengikuti TC SEA Games di
Jakarta. (kmb11)
|